Anggota DPRD Rembang Sebut Giant Sea Wall Jadi Solusi Atasi Abrasi
- 05 Mei 2026 11:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang — Anggota DPRD Rembang, Puji Santoso menilai pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall menjadi solusi efektif untuk mengatasi abrasi yang terus mengancam wilayah pesisir di Kabupaten Rembang. Ia pun menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah pusat yang akan segera memulai proyek strategis nasional tersebut di Pantai Utara Jawa.
Menurutnya, kondisi pesisir Rembang yang membentang sekitar 65 kilometer, mulai dari Kecamatan Kaliori hingga Sarang. “Masyarakat di Rembang sering resah karena abrasi,” ujar Puji kepada RRI, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurutnya, adanya tanggul laut bisa menyelamatkan rumah-rumah nelayan, terutama di wilayah Sarang ke barat, Kragan, Sluke. “Kalau kita bergantung pada breakwater saat ini kurang efektif dan biayanya mahal juga, kalau pemerintah pusat ingin membangun tanggul laut, tentu kami bersyukur sekali,” ucap Puji.
Ia menilai, keberadaan Giant Sea Wall akan memberikan perlindungan lebih optimal dibandingkan penanganan yang selama ini dilakukan, seperti pembangunan breakwater yang dinilai belum efektif. Selain melindungi garis pantai, tanggul laut juga diharapkan mampu menjaga permukiman warga, khususnya rumah para nelayan yang berada di kawasan pesisir.
Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari kalangan nelayan. Salah satu nelayan, Teguh Santoso, menyambut baik rencana pembangunan tersebut.
Menurutnya, keberadaan tanggul laut akan meningkatkan keamanan, terutama saat musim baratan yang kerap membawa gelombang besar.
“Saya rasa penting juga untuk nelayan, mungkin secepatnya lebih bagus, kalau musim baratan, kasihan nelayan kecil. Kalau ada ombak, kapal langsung kena gelombang besar. Kalau nggak ada pelindungnya, sering terjadi kecelakaan, seperti kapal pecah, tanah juga semakin menyusut,” ungkapnya.
Pembangunan Giant Sea Wall diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam melindungi kawasan pesisir utara Jawa. Hal ini sekaligus dapat menjaga keberlangsungan hidup nelayan di Kabupaten Rembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....