Warga Binaan Lapas Semarang Dilatih Membuat Sabun

  • 05 Mei 2026 08:38 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang-RRI.CO.ID. Semarang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggandeng CV Anugrah Alam Lestari Barokah untuk menyelenggarakan pelatihan kemandirian bagi warga binaan. Kegiatan yang berfokus pada teknik pembuatan sabun ini dilaksanakan di unit Bimbingan Kerja (Bimker) dengan melibatkan sebanyak 20 orang peserta dari warga binaan Lapas Semarang.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri jajaran pimpinan Lapas Semarang bersama tim Bidang Kegiatan Kerja serta perwakilan dari CV Anugrah Alam Lestari Barokah. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi bagi para peserta selama menjalani masa pidana di dalam lembaga pemasyarakatan.

Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, dalam sambutannya menyatakan bahwa pelatihan pembuatan sabun tersebut memiliki potensi pengembangan yang sangat besar bagi internal organisasi.

"Ini bisa menjadi unit baru di bidang kegiatan kerja, yang utama untuk kebutuhan pribadi warga binaan ataupun untuk unit laundry, sehingga tidak perlu beli keluar. Lebih jauh jika memungkinkan, produk bisa diolah, dikemas dengan brand Lapas untuk dipasarkan keluar," ucap Tohari dalam rilisnya Selasa 5 Mei 2026

Sementara menurut perwakilan CV Anugrah Alam Lestari Barokah. Nenih Hanifah, di Lapas Semarang bisa menjadi peluang untuk menjadi produsen yang besar seperti lapas rutan di Jawa Timur. Ia menambahkan, bahan baku akan disediakan setengah jadi sehingga warga binaan dapat lebih mudah mengolah bahan tersebut.

"Di Jawa Timur beberapa Lapas dan Rutan sudah berlanjut menjadi produsen yang cukup besar. Harapannya disini pun nanti bisa begitu, bisa langsung bikin sendiri," jelas Nenih.

Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan didampingi instruktur. Menurutnya praktik pembuatan sabun merupakan langkah yang sederhana. "Dari bibit sabun itu dicampur dengan air, dari situ kita akan berikan penjelasan hingga produk sabun siap pakai," jelasnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....