Kebakaran Pasar Kanjengan, Pedagang Dapat Tempat Berjualan Sementara
- 04 Mei 2026 21:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Ketua Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang, Prof Sudharto P Hadi MES PhD meninjau kompleks Pasar Kanjengan yang kebakaran. Tinjauan itu didampingi Sekretaris II DP2K, Dr Adi Ekopriyono MSi dengan melihat secara langsung puing-puing bekas kebakaran dan berdialog dengan beberapa pedagang.
Sudharto menyatakan, dalam situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja, pasar Kanjengan yang dihuni pedagang kecil terbakar. Mereka kehilangan tempat berjualan yang menjadi gantungan hidup keluarga.
’’Semoga para pedagang kecil itu mendapat perhatian dengan disediakan tempat berjualan sementara. Diharapkan, ketika tempat yang kebakaran itu dibangun, mereka mendapat prioritas untuk menempati,’’ katanya dalam siaran pers Senin 4 Mei 2026.
Adi Eko menambahkan, peninjauan dilakukan sebagai langkah kepedulian DP2K dalam memahami dinamika pembangunan kota. Hasilnya dapat menjadi pertimbangan dalam memberikan masukan dan saran kepada wali kota.
''DP2K sebagai mitra pemerintah kota dalam hal pembangunan, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Kami memberikan masukan dan saran, baik diminta maupun tidak diminta,'' katanya.
Diberitakan media sebelumnya, kebakaran melanda Pasar Kanjengan yang berada di belakang kompleks Pasar Johar, Semarang, Rabu (29/4) malam. Insiden itu menghanguskan ratusan kios dan memicu kepanikan di kawasan sekitar.
Kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar, berdampak pada ratusan pedagang dan puluhan bangunan toko. Pemerintah Kota Semarang menyebut nilai kerusakan sementara masih terus dihitung. Data awal menunjukkan sekitar 220 pedagang kaki lima terdampak dalam kebakaran tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....