Stok Ternak Melimpah, Jateng Siap Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban
- 04 Mei 2026 15:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi. Populasi ternak ruminansia di wilayah ini dinilai sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan stok. Menurutnya, Jawa Tengah bahkan mampu memasok kebutuhan ternak ke berbagai daerah.
Meski stok melimpah, pihaknya tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kesehatan hewan, khususnya terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Saat ini, status PMK memang telah bergeser dari pandemi menjadi endemi, namun potensi penularan masih perlu diantisipasi.
"PMK ini memang menjadi kekhawatiran di level peternak. Namun, dengan pengalaman penanganan tahun-tahun sebelumnya, kami optimis bisa mengatasinya dengan baik untuk Idul Kurban tahun ini," ujar Frans dalam wawancara di Pro 1 RRI Semarang, Senin, 4 Mei 2026.
Sebagai langkah konkret, dinas meluncurkan program Kesehatan Hewan Keliling(Hiling). Program ini dilakukan dengan metode jemput bola, di mana tim dokter hewan mendatangi langsung para peternak menggunakan unit mobile.
Petugas melakukan pemeriksaan kondisi ternak, pemberian vitamin, serta memastikan kelengkapan vaksinasi. Program ini telah berjalan di berbagai daerah, termasuk Sragen dan wilayah lain di Jawa Tengah.
Selain itu, pengawasan lalu lintas ternak juga diperketat di sejumlah titik perbatasan. Pengawasan dilakukan di perbatasan Jawa Timur, Jawa Barat, serta wilayah Yogyakarta, khususnya di kawasan Magelang.
Setiap hewan yang masuk wajib dilengkapi Sertifikat Kesehatan Hewan sebagai bukti pemeriksaan resmi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit dari luar daerah yang dapat mengancam ternak lokal.
Frans juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan tempat penampungan hewan sebelum penyembelihan. Ia juga memastikan layanan pengaduan melalui PPID tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau menemukan indikasi penyakit pada ternak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....