Libur Panjang Hari Buruh, Lebih dari 10 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan

  • 03 Mei 2026 14:56 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Penumpang Kereta Api dari Pekalongan
  • Libur Panjang Hari Buruh, Lebih dari 10 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan

RRI.CO.ID, Pekalongan - Momentum libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian. Lonjakan mobilitas itu tercermin dari tingginya aktivitas penumpang di Stasiun Pekalongan yang melayani lebih dari 10 ribu pelanggan dalam kurun 1–3 Mei 2026.

Data dari PT Kereta Api Indonesia melalui KAI Daop 4 Semarang mencatat total 10.824 pelanggan dilayani selama periode tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 5.506 penumpang berangkat, sementara 5.318 lainnya tiba di Kota Batik.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan tren kenaikan sudah terlihat sejak hari pertama libur. Puncak arus keberangkatan terjadi pada Minggu 3 Mei 2026 dengan 1.990 penumpang, sedangkan puncak kedatangan tercatat pada Jumat 1 Mei 2026 mencapai 2.403 penumpang.

“Angka ini masih bisa berubah karena proses finalisasi data masih berlangsung hingga seluruh perjalanan kereta api selesai,” ujarnya.

Kapasitas Besar, Permintaan Tinggi

Mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan rata-rata 34 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Total kapasitas yang disediakan mencapai 21.128 kursi per hari angka yang menunjukkan kesiapan operator dalam menghadapi periode padat penumpang.

Sejumlah layanan favorit masyarakat turut mendominasi perjalanan, di antaranya KA Kaligung, KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Kamandaka, serta KA Menoreh. Tingginya okupansi kereta-kereta tersebut tak lepas dari perannya sebagai tulang punggung konektivitas antardaerah, terutama menuju destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Pariwisata Ikut Terdongkrak

Lonjakan mobilitas ini juga memberi efek berantai pada sektor pariwisata. Akses transportasi yang mudah dan relatif terjangkau membuat perjalanan ke berbagai destinasi semakin diminati, mulai dari kawasan heritage seperti Kota Lama Semarang hingga kota budaya seperti Surakarta dan Yogyakarta.

KAI memandang momen libur panjang sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pergerakan penumpang tidak hanya meningkatkan pendapatan sektor transportasi, tetapi juga berdampak pada sektor lain seperti perhotelan, kuliner, dan UMKM lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....