Daycare Tripartit Berdikari Kado Nyata Hari Buruh

  • 02 Mei 2026 06:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Peresmian Daycare Tripartit Berdikari di Rusunawa Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi kado istimewa bagi buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Fasilitas ini diharapkan menjawab kebutuhan pengasuhan anak bagi pekerja sekaligus mendukung produktivitas mereka.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, fasilitas tersebut dihadirkan untuk membantu buruh dalam pengasuhan anak selama jam kerja. Dengan adanya daycare, para pekerja diharapkan dapat lebih fokus bekerja tanpa terbebani urusan pengasuhan.

Di sela peresmian, Luthfi meninjau langsung kondisi daycare dan berinteraksi dengan anak-anak. Selain itu juga membagikan mainan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak yang dititipkan.

Menurutnya, keberadaan daycare menjadi solusi konkret untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Program ini juga telah diterapkan di sejumlah daerah lain seperti Batang dan akan terus diperluas.

“Hari ini daycare dibangun dan diresmikan di daerah Ungaran. Ada beberapa daerah yang sudah juga seperti di Batang dan lainnya, agar tenaga kerja atau buruh kita maksimal, anak-anak bisa dititipkan di sini untuk mendapatkan pola asuh dan asih,” katanya.

Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk mengembangkan fasilitas serupa di seluruh wilayah Jawa Tengah. Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban pekerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga buruh.

Selain daycare, Pemprov Jateng juga mendorong penyediaan fasilitas penunjang seperti koperasi karyawan di perusahaan. Hingga kini, tercatat sekitar 537 koperasi telah beroperasi guna menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok pekerja.

“Barang yang dijual merupakan kebutuhan pokok karyawan, harganya dari produsen langsung. Misal beras dan cabai langsung dari petani, minyak goreng langsung dari Bulog,” ujarnya.

Program lain yang turut digulirkan adalah insentif transportasi dan bantuan perumahan bagi buruh berpenghasilan rendah. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya komprehensif pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

Sementara itu, Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko, menyebut daycare tersebut mampu menampung sekitar 15 anak. Operasionalnya berlangsung setiap Senin hingga Sabtu pukul 06.30–17.00 WIB dengan tenaga pengasuh yang memadai.

Ia menambahkan, layanan daycare akan terus disesuaikan dengan kebutuhan pekerja. Tujuannya agar fasilitas ini benar-benar menjadi solusi atas persoalan waktu dan pola asuh anak bagi keluarga buruh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....