BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Rp337 Juta, Perluas Peserta Jaminan Sosial

  • 01 Mei 2026 21:08 WIB
  •  Semarang

RRI.CO ID, Ungaran - BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat santunan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar Rp337 juta kepada tiga ahli waris pekerja dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Selain itu juga mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial sektor informal dan pekerja rentan.

Peringatan Hari Buruh tingkat Provinsi Jateng dilakuan di Alun-Alun Bung Karno, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat 1 Mei 2026. "Penyerahan manfaat tersebut menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya," kata Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng DIY Hesnypita.

Menurut dia, momentum May Day ini menjadi pengingat bahwa setiap pekerja berhak mendapatkan rasa aman dalam bekerja. "BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memastikan pekerja dan keluarganya tetap terlindungi dari risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun meninggal dunia,” ucapnya.

Pihaknya terus mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi pekerja sektor informal dan pekerja rentan di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Adapun, manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhum Ahmad Syaiful Fajar sebesar Rp70 juta, alm Hariyanto Rp42 juta, dan alm Agoes Joko Soesanto Rp225.006.530.

Alm Ahmad Syaiful merupakan pekerja Dusun Semilir dan meninggal dunia saat bekerja, sedangkan alm Hariyanto seorang tukang pijat yang terlindungi melalui program Kamar Lindung pekerja rentan Desa Pringsari. Alm Agoes Joko Soesanto yang meninggal mendadak saat bekerja merupakan karyawan bagian repair plywood PT Sumber Graha Sejahtera.

Menurut Hesnypita, peringatan May Day 2026 mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Bersama”. Tagline yang diangkat “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi memberikan apresiasi kepada para pekerja atas kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Hari Buruh dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum pengakuan atas perjuangan pekerja. Tentunya dalam memenuhi hak dan kewajibannya.

"Serikat pekerja dan buruh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ekonomi, khususnya di wilayah Ungaran dan Jawa Tengah pada umumnya. Kalianlah pahlawan dalam rangka mengembangkan ekonomi Provinsi Jawa Tengah. Hidup buruh!” katanya.

Gubernur juga memuji harmonisasi hubungan industrial antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja di Jawa Tengah. Hal itu dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan iklim investasi daerah.

Peringatan May Day 2026 di Kabupaten Semarang juga diisi dengan deklarasi damai serikat pekerja. Selain itu juga pemberian penghargaan kepada perusahaan dengan praktik ketenagakerjaan terbaik, serta hiburan rakyat yang melibatkan komunitas pekerja dari berbagai sektor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....