Pulihkan Ekosistem, PLTU Batang dan Undip Sulap Limbah Jadi Terumbu Karang Buatan
- 01 Mei 2026 08:41 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – PT Bhimasena Power Indonesia bersama Universitas Diponegoro memanfaatkan limbah sisa pembakaran batu bara untuk dijadikan terumbu karang buatan di perairan Karang Sepapang. Inovasi ini menjadi upaya pemulihan ekosistem laut sekaligus mengubah residu industri menjadi bernilai lingkungan.
Limbah berupa Fly Ash Bottom Ash (FABA) diolah menjadi struktur beton seperti Artificial Patch Reef (APR) dan Artificial Fish Apartment. Struktur ini dirancang kokoh dan mampu menarik berbagai biota laut untuk berkembang di dasar perairan.
External Relation Manager PT Bhimasena Power Indonesia, Dona Doni Putu Wignya, menyebut hasil awal menunjukkan dampak positif terhadap ekosistem laut. Sejumlah nelayan bahkan melaporkan kemunculan satwa laut di sekitar area pemasangan.
"Nelayan melaporkan adanya hiu paus, lumba-lumba, dan beberapa jenis hiu yang bermain di sekitar area APR yang kami pasang," katanya, Kamis, 30 April 2026.
Program ini telah berjalan sejak 2020 melalui kolaborasi antara pihak perusahaan dan tim akademisi. FABA yang sebelumnya dianggap limbah kini diolah menjadi beton rekayasa yang berfungsi sebagai habitat baru bagi biota laut.
Berdasarkan hasil monitoring pertengahan 2025, struktur APR masih dalam kondisi utuh dan efektif menjadi media tumbuh terumbu karang. Proses pertumbuhan tersebut terjadi secara alami melalui mekanisme natural recruitment.
"Polip-polip karang alami mau menempel di struktur APR yang kami pasang. Artinya, karang tidak hanya berasal dari transplantasi buatan, tetapi juga dari bibit alami yang mencari habitat baru," ujarnya.
Pada 2026, PT Bhimasena Power Indonesia berencana menambah 10 unit struktur baru dengan desain lebih kuat. Lokasi pemasangan berada sekitar 20 kilometer dari garis pantai atau lebih dari 12 mil laut.
Program ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi nelayan melalui peningkatan populasi ikan. Dengan adanya habitat baru, ikan dapat berkembang biak dan memberi efek limpahan tangkapan.
"Ikan-ikan dapat berkembang biak di sana dan pada akhirnya bisa ditangkap nelayan. Tujuannya meningkatkan sumber daya perikanan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....