Kebakaran Pasar Kanjengan Johar Hanguskan 468 Kios, Kerugian Miliaran Rupiah

  • 30 Apr 2026 12:47 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Peristiwa kebakaran yang melanda Pasar Kanjengan Johar Kota Semarang, Rabu 29 April 2026 malam menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp5-6 miliar. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang mencatat sebanyak 468 kios terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan(Disdag) Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, menyebut api mulai berkobar sekitar pukul 23.15 WIB. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

"Apinya dari mana dan penyebabnya hari ini baru diselidiki. Kami serahkan ke pihak kepolisian," katanya usai meninjau Kios Pasar Kanjengan yang terbakar, Kamis, 30 April 2026.

Pihaknya akan segera melakukan relokasi para korban kebakaran ke Pasar Kanjengan Baru yang berada tak jauh dari lokasi pasar yang terbakar. Ia menuturkan, relokasi akan segera dilakukan agar para pedagang bisa segera kembali berjualan.

"Segera kita relokasikan supaya mereka bisa jualan. Kebetulan (Disdag) masih punya tempat di Pasar Kanjengan Baru, bisa menampung 100 sampai 150 pedagang," katanya.

Ia menyebut setidaknya ada 468 los PKL dan ruko yang hangus terbakar dengan rincian terdiri dari 450 pedagang los pasar, sisanya bangunan ruko di blok F. Pihaknya saat ini sedang menginvetarisir para pedagang untuk bisa difasilitasi lapak berdagang.

"Kerugian dari kebakaran ini ditaksir sekitar Rp5-6 milliar. Kami sudah rapat barusan dan siap merelokasi mereka ke Pasar Kanjengan baru di lantai 3-4," ujarnya.

Pihaknya juga akan meminta petunjuk wali kota untuk proses penataan selanjutnya. Sementara, terkait relaksasi kredit untuk pedagang, ia belum bisa memberikan komentar.

Ia berharap para pedagang bisa segera pindah ke Pasar Kanjengan baru. Selain tempatnya dinilai lebih nyaman, keamanan di pasar tersebut juga lebih terjamin.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pedagang dan Jasa (PPJ) Kota Semarang, Atmaji, menyatakan pihaknya akan mengikuti arahan pemerintah terkait relokasi pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Kanjengan. Meski demikian, ia dan para pedagang berharap bekas lokasi kebakaran bisa kembali dibangun dan ditempati lagi oleh pedagang.

“Harapannya pedagang bisa diperbaiki dan kembali di situ, tapi kami koordinasi dengan Dinas Perdagangan supaya sama-sama enak. Kalau dulu, pembangunannya swadaya masyarakat, sudah hampir 10 tahun,” ucapnya.

Ia mengungkapkan selama ini aktivitas perdagangan di Pasar Kanjengan cukup beragam, mulai dari pedagang sepatu, sandal, hingga pakaian. Seluruh aktivitas tersebut kini terdampak langsung akibat kebakaran yang melanda kawasan pasar tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....