Serap Aspirasi, Gubernur Jateng Kumpulkan 78 Serikat Pekerja Jelang May Day

  • 28 Apr 2026 14:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengumpulkan 78 serikat pekerja dan buruh menjelang peringatan May Day 2026. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengajak menjaga kondusivitas daerah.

Saat May Day nanti, Luthfi mengajak buruh merayakannya dengan kegiatan yang konstruktif, menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. “May Day tetap kita rayakan tanpa mengurangi esensinya, namun dengan kegiatan konstruktif dan menjaga kondusivitas,” ujarnya saat menghadiri forum silaturahmi di Truntum Gama, Kota Semarang, Senin, 27 April 2026.

Ia menjelaskan, kondusivitas wilayah menjadi faktor penting dalam menarik investasi. Ketika situasi tidak stabil, maka kepercayaan investor juga akan menurun.

Menurutnya, sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah harus terus diperkuat. “Begitu tidak kondusif, investasi akan terganggu,” ujarnya.

Ia menyebut realisasi investasi Jawa Tengah pada 2025 mencapai Rp110,02 triliun. Capaian tersebut mampu menyerap sekitar 340 ribu tenaga kerja di sektor industri.

Penyerapan tenaga kerja itu turut mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah hingga 5,37 persen. Kondisi ini menjadi bukti bahwa stabilitas daerah berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Selain stabilitas, kemudahan perizinan juga menjadi prioritas pemerintah provinsi. Pemprov Jateng berkomitmen mempercepat layanan perizinan dan memperluas kawasan industri.

Luthfi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi dan pelatihan kerja untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja. “Kami ingin pekerja dan buruh bukan sebagai alat produksi melainkan ikut serta dalam mengembangkan perusahaan," ucapnya.

Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan disampaikan mulai dari pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga ketidakjelasan pesangon. Isu kesejahteraan buruh juga menjadi perhatian utama yang diangkat para peserta.

Ahmad Luthfi menanggapi langsung setiap aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan serikat pekerja. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan hubungan industrial.

Dalam kesempatan tersebut, juga disosialisasikan program tiga juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menyasar buruh agar dapat memiliki hunian layak.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, berharap program tersebut dapat dimanfaatkan oleh anggota serikat pekerja. Ia mendorong agar sosialisasi ditindaklanjuti hingga tingkat lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....