Hari Pertama Aktifkan Pelayanan, Stasiun Comal Layani 106 Penumpang
- 27 Apr 2026 18:49 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Stasiun Comal Kembali Layani Penumpang, 106 Orang Manfaatkan di Hari Pertama
- Stasiun Kereta Api Comal Beroperasi lagi
RRI.CO.ID, Pekalongan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang resmi mengaktifkan kembali layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Comal, Senin 27 April 2026. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas transportasi bagi masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya.
Peresmian ditandai dengan kehadiran Kepala Daop 4 Semarang Mohamad Arie Fathurrochman bersama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Keduanya turut menyaksikan langsung operasional perdana sekaligus menunjukkan sinergi antara KAI dan pemerintah daerah dalam memperluas akses transportasi publik.
Pada hari pertama pengoperasian, Bupati Pemalang bahkan ikut menggunakan layanan kereta api dari Stasiun Comal serta menyambut penumpang yang datang dan berangkat. Kehadiran tersebut menjadi simbol dukungan nyata terhadap penguatan mobilitas masyarakat berbasis transportasi massal.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa respons masyarakat pada hari perdana cukup positif. "Sebanyak 106 pelanggan memanfaatkan layanan ini, dengan rincian 72 penumpang naik dan 34 penumpang turun. Ini menjadi indikator awal bahwa layanan di Stasiun Comal disambut baik,” ujarnya.
Ditambahkan, Sebelum resmi melayani penumpang, Stasiun Comal telah melalui proses Ramp Check oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan pelayanan memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM), mulai dari ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, titik kumpul, hingga fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, toilet, musala, dan sistem informasi perjalanan.
"Pada tahap awal ini, terdapat enam perjalanan kereta api yang melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Comal, yakni KA Kaligung relasi Brebes–Semarang Poncol, KA Kamandaka relasi Semarang Tawang–Cilacap, serta KA Joglosemarkerto dengan rute Solo–Semarang–Purwokerto–Yogyakarta, masing-masing pulang-pergi (PP)," terangnya.
KAI berharap kehadiran kembali layanan ini mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Evaluasi akan terus dilakukan berdasarkan tingkat okupansi dan minat masyarakat guna pengembangan layanan ke depan.
Sementara itu Penumpang KAI dari Stasiun Comal, Khoriyah mengatakan, sangat menyambut baik pengaktifan kembali Stasiun Comal ini. Karena selama ini, kalau pergi Semarang atau Tegal, ia dan keluarganya selalu naik turun kereta api di Stasiun Pekalongan atau Stasiun Pemalang, yang jaraknya sekitar 18 kilometer dari rumahnya di Ampelgading.
" Alhamdulillah, jadi dekat kalau mau naik kereta api tidak harus ke stasiun Pemalang atau Pekalongan," terangnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....