Wagub Jateng Dorong Rifa’iyah Perkuat Peran Nyata bagi Masyarakat

  • 27 Apr 2026 12:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong organisasi Rifa’iyah memperkuat peran nyata di tengah masyarakat. Peran tersebut mencakup kontribusi di bidang ekonomi, pendidikan, hingga dakwah keagamaan.

Hal itu disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus wilayah dan pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) V Rifa’iyah Jawa Tengah di Gedung Pemuda Kabupaten Temanggung, Minggu 26 April 2026. Gus Yasin menilai Rifa’iyah memiliki posisi strategis dalam pembangunan berbasis komunitas.

Ia menegaskan organisasi keagamaan harus mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Salah satu langkah konkret yang telah berjalan adalah penguatan UMKM binaan Rifa’iyah lewat batik khas Rifa’iyah dari Batang yang rutin dihadirkan sebagai cinderamata dalam berbagai kegiatan resmi pemerintah.

Menurutnya, penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas. Sinergi ini sekaligus menghubungkan potensi sosial keagamaan dengan pengembangan ekonomi lokal.

Di bidang pendidikan, Pemprov Jateng membuka akses beasiswa bagi guru, kiai, dan santri dari berbagai kalangan, termasuk Rifa’iyah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara merata.

"Silakan dimanfaatkan, kita ingin kader-kader Rifa’iyah ikut maju lewat pendidikan. Tidak ada dikotomi, semua punya kesempatan yang sama,” ucapnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kepercayaan diri bagi jemaah Rifa’iyah. Kontribusi organisasi tersebut dinilai telah memberi warna dalam perkembangan keilmuan Islam di Jawa.

Menurutnya, ajaran dan karya Ahmad Rifa’i masih menjadi rujukan lintas kalangan hingga saat ini. Hal tersebut menunjukkan besarnya pengaruh Rifa’iyah bagi umat secara luas.

Pemprov Jateng juga menilai pentingnya sinergi lintas organisasi keagamaan dalam menjaga keseimbangan antara nilai agama dan kebangsaan. Pengakuan Ahmad Rifa’i sebagai pahlawan nasional menjadi bukti peran historis tersebut.

Melalui forum Mukerwil ini, Rifa’iyah diharapkan merumuskan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program tersebut diharapkan menyentuh sektor ekonomi, pendidikan, dan sosial keagamaan.

Gus Yasin menegaskan sinergi yang terbangun harus menghasilkan manfaat konkret. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan terus diperkuat ke depan.

“Kalau sinergi ini dijaga. Bukan hanya organisasi yang kuat, tapi juga masyarakat dan negara,” ucap Taj Yasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....