Januari-April 2026 Ada 162 Bencana di Jateng, Wagub Soroti Tanah Gerak
- 23 Apr 2026 10:04 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Wakil Gubernur(Wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut sebanyak 162 bencana terjadi sejak Januari hingga pertengahan April 2026.Salah satu bencana yang menjadi sorotan yakni tanah gerak di Tegal dan Semarang.
Pernyataan itu disampaikannya saat menerima kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Rabu, 22 April 2026. Taj Yasin menyebut, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan cuaca ekstrem masih mendominasi kejadian di wilayah Jateng.
Ia menjelaskan, tanah gerak di Kabupaten Tegal terjadi di Desa Padasari yang merusak ratusan rumah warga sejak Februari 2026. Sementara di Kota Semarang, kejadian serupa terjadi di Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang.
Menurutnya, bencana tanah bergerak membutuhkan penanganan khusus karena dampaknya langsung menghilangkan tempat tinggal masyarakat terdampak. "Kami juga melakukan langkah-langkah strategis,” katanya.
Selain itu, Pemerintah provinsi juga menegaskan komitmen memperkuat sistem penanggulangan bencana secara menyeluruh melibatkan pemerintah kabupaten/ kota. Upaya penanganan dilakukan mulai dari tahap prabencana hingga pascabencana.
"Kami juga melakukan penguatan sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan seluruh upaya penanggulangan bencana. Ini alhamdulillah ini berjalan secara terpadu dan efektif,” ucapnya.
Pemprov juga memperkuat logistik kebencanaan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan sarana prasarana terus dilakukan.
Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, merespons dengan memastikan persoalan hunian korban tanah bergerak akan segera dibawa ke pemerintah pusat. Khususnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Aspirasi ini akan kami sampaikan langsung ke pusat. Kami akan koordinasi dengan BNPB agar penyelesaian hunian yang seharusnya sudah berjalan bisa segera direalisasikan,” ucapnya.
Selain penanganan tanah bergerak, pertemuan tersebut juga menyinggung sejumlah upaya mitigasi bencana lain. Di antaranya, seperti rencana pembangunan kolam retensi di Pati dan Kudus, serta kelanjutan proyek tanggul laut di Sayung, Demak.
Dalam kesempatan itu, Komisi VIII DPR RI juga menyalurkan bantuan untuk Jawa Tengah dengan nilai total mencapai triliunan rupiah. Rinciannya, bantuan dari Kementerian Sosial Rp 2,76 triliun, sertifikasi halal gratis untuk 95.045 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) senilai Rp21,8 miliar, program Baznas Rp4,08 miliar, dukungan BNPB Rp2,3 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Rp7,95 miliar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....