Pemkot Tanggung Perawatan Siswi SMP Korban Pembakaran di Semarang
- 22 Apr 2026 20:31 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang menanggung perawatan siswi kelas 2 SMP berinisial T yang menjadi korban pembakaran oleh pamannya di kawasan Tambakmulyo, Semarang Utara. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat sekaligus kepedulian pemerintah terhadap korban.
Atas instruksi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, jajaran kecamatan bersama dinas terkait langsung bergerak melakukan penanganan. Camat Semarang Utara Siwi Wahyuningsih mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan DP3A, Dinas Sosial, dan Rumah Sakit Umum Daerah K.R.M.T Wongsonegoro (RSWN).
"Kami juga sampaikan bahwa atas instruksi dari Ibu Wali Kota, kita lakukan atensi, intervensi terhadap korban. Yang pertama kita lakukan adalah berkoordinasi dengan DP3A terkait dengan pelindungan perempuan dan anak, karena ini korbannya adalah di bawah umur, SMP kelas 2," ujar Siwi, Rabu, 22 April 2026.
Penanganan diawali dengan pendampingan dan asesmen bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Sebelumnya, korban sempat dirawat di rumah sakit swasta, namun dipulangkan karena terkendala biaya.
Melihat kondisi tersebut, pemerintah kota segera mengambil langkah dengan memindahkan korban ke RSWN agar mendapatkan perawatan intensif. Langkah ini juga memastikan seluruh kebutuhan pengobatan dapat ditangani secara maksimal.
"Karena tidak bisa di-cover oleh BPJS, karena kemarin kan dibawa ke rumah sakit swasta. Nah, setelah itu dengan adanya kita memberikan bantuan bersama DP3A, pendampingan DP3A, ini kita kirim ke RSWN untuk dilakukan pemeriksaan pengobatan secara intensif," ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar sekitar 30 persen pada bagian lengan kanan hingga punggung. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan serius untuk mencegah infeksi.
"Luka sekitar 30 persen. Makanya kita evakuasi karena takutnya (luka) rentan sama bakteri, sama virus," ucap Siwi.
Selain perawatan medis, Dinas Sosial juga memberikan bantuan logistik berupa sembako kepada keluarga korban. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban selama masa pemulihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....