Sering Hujan, Hasil Panen Padi di Kendal Kurang Bagus
- 21 Apr 2026 18:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Hasil panen tanaman padi di wilayah Kendal pada masa panen kali ini hasilnya tidak maksimal. Kondisi padi tampak kurang bagus dan hasil produksi juga menurun.
Menurut para petani, kurang bagusnya panen kali ini akibat sering hujan dan angin kencang. Matrokan, petani di Desa Bulugede Kecamatan Patebon mengaku, hasil panen kali ini anjlok.
Pasalnya, dari lahan luasan satu iring hanya menghasilkan 30 sak. "Kalau panen bagus bisa 47 sak," ujarnya.
Matrokan mengatakan, kualitas padi juga kurang bagus, sehingga satu sak hanya 65 kilogram. Padahal dalam kondisi normal, satu sak gabah bisa mencapai 70 kilogram. "Padinya ada yang kurang bagus, jadi bobotnya kurang," jelasnya.
Matrokan mengaku, harga jual panen pun ikut turun. Dalam luasan lahan satu iring hanya laku 5 juta rupiah. "Kalau panen bagus bisa mencapai 8 juta rupiah," katanya.
Hal yang sama juga dialami para petani di Kecamatan Weleri. Menurut Supriyanto, hasil panen kali ini kurang bagus, akibat pengaruh cuaca musim hujan. "Musim panen kali ini kurang bagus, karena musim hujan," ujarnya.
Supriyanto mengatakan, dari lahan padi yang dikelola, ia hanya mendapatkan 2,5 ton. Padahal dalam kondisi cuaca bagus, biasanya mencapai 3 ton. "Kalau panen musim kemarau bisa tiga ton, tapi panen kali ini paling dua atau dua setengah ton," katanya.
Petani berharap, pada panen padi mendatang bisa mendapatkan hasil yang bagus. Menurut para petani, hasil panen padi pada musim kemarau, hasilnya lebih bagus. (FR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....