Wabup Kudus Kunjungi PKL Korban Dugaan Pemerasan, Siap Fasilitasi Mediasi

  • 21 Apr 2026 15:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus — Wakil Bupati Kudus Belinda Putri Sabrina Birton mengunjungi Anand (19), pedagang kaki lima (PKL) warga Desa Burikan, Kecamatan Kota, Senin, 20 April 2026. Kunjungan ini dilakukan menyusul kasus dugaan pemerasan oleh oknum organisasi masyarakat yang sempat viral di media sosial.

Belinda mengatakan kedatangannya untuk mengetahui secara langsung kronologi kejadian yang dialami korban. “Saya datang menemui keluarga mas Anand karena adanya video viral tersebut di medsos,” katanya.

Kejadian itu sebetulnya terjadi pada awal bulan puasa lalu, namun, baru viral setelah Lebaran. “Saya ingin mengetahui kejadian yang sebenarnya sehingga terjadi adanya pemerasan oleh oknum ormas itu kepada keluarga mas Anand setelah muncul video viral itu,” ujarnya.

Peristiwa tersebut bermula saat Anand berjualan di Jalan Sunan Muria, depan SMP 1 Kudus, pada awal Ramadan. Saat itu, ia didatangi oknum ormas yang menarik uang antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

Kasus ini kemudian menjadi viral setelah beredar video di media sosial yang tidak diketahui siapa pengunggahnya. Setelah viral, oknum ormas tersebut kembali mendatangi rumah korban dan meminta uang hingga Rp15 juta dengan dalih pencemaran nama baik.

Belinda menyebut Pemkab Kudus akan memfasilitasi pertemuan antara korban dan pihak terkait, serta meminta agar uang yang telah diberikan keluarga korban sebesar Rp5 juta dapat dikembalikan. “Namun, bila memang kasus itu sudah berada di ranah hukum, silakan saja bagi keluarga Mas Anand untuk melanjutkan,” kata Belinda.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak membenarkan adanya penarikan parkir di luar ketentuan. Sesuai perda, tarif parkir roda dua sebesar Rp2.000 dan roda empat Rp3.000.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kudus Mundir mengatakan pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap pengelola parkir. “Yang ada adalah tarif parkir motor dan mobil,” katanya.

“Untuk motor Rp2000 dan mobil Rp3000. Untuk pengelola parkir sudah kami kumpulkan dan ada sosialisasi serta pembinaan,” ujarnya. (RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....