Polda Jateng Latih 185 Polwan Jadi Negosiator, Kedepankan Dialog Humanis
- 21 Apr 2026 13:50 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Polda Jawa Tengah melatih sebanyak 185 Polisi Wanita (Polwan) untuk menjadi bagian dari Unit Negosiator dalam menghadapi dinamika penyampaian aspirasi masyarakat. Pelatihan digelar di halaman Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin 20 April 2026.
Kegiatan ini dibuka Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, dengan menghadirkan instruktur dari Ditsamapta dan Satbrimob. Para peserta dibekali kemampuan komunikasi taktis sekaligus pendekatan humanis dalam menghadapi situasi di lapangan.
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya peran negosiator sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, terutama saat terjadi penyampaian aspirasi yang berpotensi memanas.
“Negosiator adalah garda terdepan. Dibutuhkan kesabaran, kedewasaan, dan kemampuan membaca situasi agar komunikasi tetap berjalan baik dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Ia juga menilai Polwan memiliki keunggulan dalam hal empati dan komunikasi persuasif. Oleh karena itu, Polwan diharapkan mampu menjadi penyejuk di tengah situasi yang dinamis, tanpa mengabaikan ketegasan dalam menjaga keamanan.
Selama pelatihan, para Polwan tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti simulasi langsung penanganan massa. Mulai dari saat massa datang, menyampaikan aspirasi, hingga menghadapi potensi eskalasi situasi.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengedepankan pendekatan humanis. “Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan Polwan mampu menjadi penghubung komunikasi yang efektif, sehingga setiap potensi konflik bisa dikelola dengan baik,” ucapnya.
Dengan pelatihan ini, Polda Jateng berharap para Polwan siap menjalankan peran sebagai negosiator yang profesional. Hal ini sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang humanis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....