Ziarah ke Makam Pendahulu, Wali Kota Agustina Komitmen Merawat Jejak Sejarah

  • 18 Apr 2026 20:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar rangkaian ziarah ke makam para pendahulu dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-479 Kota Semarang. Hal ini sekaligus sebagai bentuk penghormatan atas jasa para tokoh yang telah meletakkan fondasi pembangunan kota.

Ziarah dilaksanakan pada Kamis 16 April 2026 di beberapa lokasi meliputi Kota Semarang, Kabupaten Klaten dan DKI Jakarta dengan melibatkan jajaran pimpinan daerah. Mereka mulai dari Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan wakilnya, Iswar Aminuddin, hingga Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah dan kepala OPD di lingkungan Pemkot Semarang yang dibagi ke tiga titik tersebut.

Wali Kota Semarang memimpin ziarah ke makam Wali Kota Semarang pertama, RM. H. Moch. Ichsan, di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Kegiatan diawali dengan ziarah, pembacaan doa serta tabur bunga dan dilanjutkan ramah tamah di kediaman keluarga almarhum.

Ziarah ini menjadi simbol penghormatan terhadap sosok perintis pemerintahan Kota Semarang. Di sisi lain, Wakil Wali kota Semarang, Iswar Aminuddin mewakili Pemerintah Kota Semarang berziarah ke Makam Ki Ageng Sunan Pandanaran II Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.

Masih di hari yang sama, ziarah serentak juga dilaksanakan di 4 titik di Kota Semarang yang dipimpin oleh Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa. Lokasi ziarah itu Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang serta makam mantan Wali Kota Semarang periode 1990–2000, Kolonel Purn. Soetrisno Suharto, di TPU Jl. Rorojonggrang, Kecamatan Semarang Barat.

Selain itu juga ziarah ke makam Kyai Kanjeng Raden Adipati Surohadimenggolo V di kawasan Masjid Terboyo, serta makam Ki Ageng Sunan Pandanaran I di kawasan Mugassari. Agustina menegaskan, ziarah yang dilaksanakan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum reflektif untuk meneguhkan arah pembangunan kota.

“Ziarah ini adalah pengingat bahwa Kota Semarang dibangun di atas kerja keras, nilai perjuangan, dan keteladanan para pendahulu. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan dengan integritas dan keberpihakan kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui pembagian tugas pimpinan di setiap lokasi, pihaknya memastikan seluruh rangkaian ziarah berjalan khidmat, tertib, dan bermakna. Sekaligus menjangkau seluruh titik sejarah penting yang menjadi bagian dari perjalanan panjang kota Semarang.

Menurut dia, rangkaian ziarah ini menjadi pembuka menuju rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Semarang. Sekaligus penegasan bahwa pembangunan masa kini tidak dapat dilepaskan dari penghormatan terhadap sejarah dan para pendahulunya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....