Gas Melon Langka, Warga Wiradesa Rela Antre Berjam-jam di Pangkalan

  • 16 Apr 2026 09:06 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Gas Melon Langka, Warga Wiradesa Rela Antre Berjam-jam di Pangkalan
  • Pasokan LPG 3 kg di Kabupaten Pekalongan

RRI.CO.ID, Pekalongan - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal sebagai “gas melon” mulai dirasakan warga di wilayah Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Akibatnya, masyarakat harus rela mengantre berjam-jam di pangkalan demi mendapatkan bahan bakar utama untuk memasak tersebut.

Kondisi tersebut terlihat di Pangkalan Ida Barokah, Kompleks Pasar Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Kamis, 16 April 2026, tampak antrean panjang warga di salah satu pangkalan elpiji. Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi dengan harapan tidak kehabisan stok gas bersubsidi.

Supardi, salah seorang warga, mengaku kondisi saat ini gas melon susah ditemukan di warung- warung karena sering kosong. “Sekarang harus antre lama, kalau di warung sering kosong,” ujarnya.

Menurutnya, kelangkaan mulai terasa sekitar sepekan setelah Lebaran. Sejak saat itu, warga semakin bergantung pada pangkalan resmi untuk mendapatkan gas.

Meski sulit diperoleh, harga gas elpiji 3 kilogram di tingkat pangkalan masih relatif stabil, yakni Rp18 ribu per tabung. Sementara di tingkat pengecer, harga sedikit lebih tinggi, berkisar antara Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per tabung.

Pedagang elpiji setempat, Amim, memastikan tidak ada perubahan harga maupun pengurangan pasokan secara resmi. Namun, ia mengakui distribusi dari pusat kerap mengalami keterlambatan dalam beberapa pekan terakhir.

“Pasokan sebenarnya sama, tapi pengiriman sering terlambat. Itu yang bikin warga harus antre,” ucapnya.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga jika keterlambatan distribusi terus berlanjut, terutama bagi masyarakat yang sangat bergantung pada gas elpiji bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah agar distribusi kembali lancar dan kelangkaan tidak berkepanjangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....