Debit Sungai Bengawan Solo Masih Tinggi, BPBD Jateng Prioritaskan Evakuasi
- 15 Apr 2026 21:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tingginya debit Sungai Bengawan Solo membuat penanganan banjir di wilayah Solo Raya masih difokuskan pada evakuasi warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama di tengah kondisi yang belum stabil.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan tim gabungan telah diterjunkan ke sejumlah titik terdampak. Personel dari BPBD, relawan, PMI, TNI, dan Polri terus melakukan evakuasi warga yang membutuhkan bantuan.
“Evakuasi menjadi prioritas utama karena kondisi air masih tinggi dan terus bergerak,” ujarnya, Rabu 15 April 2026. Hingga saat ini, permintaan evakuasi dari masyarakat masih terus berdatangan.
BPBD juga telah menyiapkan sejumlah lokasi pengungsian untuk menampung warga terdampak. Fasilitas umum seperti masjid, balai warga, dan gedung sosial dimanfaatkan sebagai tempat pengungsian sementara.
Di Kota Surakarta, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 109 jiwa. Sementara di Kabupaten Sukoharjo, warga terdampak mencapai sekitar 1.900 jiwa.
Selain evakuasi, BPBD tetap melakukan upaya teknis seperti pompanisasi untuk mempercepat surutnya genangan. "Pompa sudah kami operasikan di beberapa lokasi, tetapi belum bisa optimal karena kondisi sungai utama masih tinggi,” jelasnya.
BPBD juga menggandeng Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dalam penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, air bersih, serta layanan kesehatan.
Koordinasi dengan instansi teknis seperti PUPR dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terus dilakukan. Upaya ini bertujuan mengendalikan aliran air sekaligus mempercepat penanganan banjir.
"Harapannya ada tempat penampungan air, sehingga aliran hujan tidak langsung masuk ke sungai. Ini penting untuk mengurangi beban saat debit tinggi,” tuturnya.
Untuk diketahui, banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan serta meluapnya Sungai Bengawan Solo dan anak sungainya. Kondisi tersebut menyebabkan genangan meluas di sejumlah wilayah dataran rendah.
BPBD memastikan seluruh personel dan sumber daya tetap disiagakan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi banjir susulan masih terbuka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....