Lima Program Prioritas Bangga Kencana Digenjot untuk Perkuat Ketahanan Keluarga
- 15 Apr 2026 13:52 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID., Semarang-Program Bangga Kencana mencakup lima prioritas utama, yakni Genting, Sidaya, GATI, Tamasya, dan Super Apps. Kelima program ini dirancang untuk menjawab berbagai persoalan keluarga mulai dari stunting, pengasuhan anak, hingga pemberdayaan lansia.
Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026 di Semarang Selasa, 14 April 2026. Bangga Kencana merupakan program nasional yang meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting(Genting), Lansia Berdaya(Sidaya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia(GATI), Taman Asuh Sayang Anak(Tamasya), serta Super Apps.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Rusman Effendi menjelaskan, Program Genting diimplementasikan melalui Penguatan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga), advokasi dan ngopi penak (webinar seputar keluarga). Sementara, Program Tamasya diimplementasikan melalui Kabupaten/Kota Layak Anak, Forum Anak, SE Gubernur tentang Penyediaan Tempat Penitipan Anak Pekerja/Buruh No. 560/0002599 Tahun 2024, sekolah ramah anak, serta advokasi pengasuhan positif pada pengasuh daycare.
Kemudian, Program GATI didukung melalui Garpu Perak, SE Gubernur tentang Gerakan SatuJamku, Forum Kesetaraan dan Keadilan Gender (FKKG) dan Kampanye He For She. Pada program Sidaya, Pemprov Jateng memiliki terobosan Serat Kartini (Sekolah Cerdas Perempuan Masa Kini), dan Bina Keluarga Lansia (BKL). Sementara, program Super Apps diwujudkan dalam aplikasi berbasis internet.
Rusman menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut, keberhasilan program tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan aktif pemerintah daerah dan masyarakat.
“Bagaimana menghadapi situasi semakin banyak ibu-ibu yang bekerja, tentunya nanti anak-anaknya juga yang perempuan ini perlu mendapat tetap harus mendapatkan dengan ada program Taman Asuh Sayang Anak. Pada momen Rakorda ini, program-program prioritas itu diharapkan bisa berjalan dengan baik nantinya,” tuturnya.
Dalam forum yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyatakan, berbagai persoalan sosial berakar dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, penyelesaiannya juga harus dimulai dari penguatan fungsi keluarga.
"Menurut kami, permasalahan-permasalahan itu kita identifikasi dimulai dari keluarga, tentu saja menyelesaikannya juga harus dari bawah. Bagaimana menyelesaikan masalah stunting, masalah pernikahan dini, masalah kekerasan,” ujarnya.
Selain itu, partisipasi keluarga berencana di Jawa Tengah tercatat cukup tinggi dan berada di atas rata-rata nasional. Meski demikian, masih terdapat tantangan seperti kelahiran usia remaja yang perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....