Green Hospital, RSUD Kajen Sulap Lahan Tidur Menjadi Ruang Hijau
- 12 Apr 2026 02:10 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Green Hospital, RSUD Kajen Sulap Lahan Tidur Menjadi Ruang Hijau
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional
RRI.CO.ID, Pekalongan – Merealisasikan konsep Green Hospital, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen, Kabupaten Pekalongan bakal sulap lahan tidur menjadi ruang terbuka hijau dan ketahanan pangan. Gagasan ini menjadi upaya menciptakan lingkungan rumah sakit yang sehat, asri, dan berkelanjutan.
Direktur RSUD Kajen, dr. Imam Prasetyo, Sabtu 11 April 2026 menyampaikan, program tersebut merupakan bagian dari visi dan misi rumah sakit yang telah disusun sejak 2021, namun belum sepenuhnya terealisasi. “Salah satu misi kami adalah Green Hospital, yaitu menciptakan rumah sakit yang asri, aman, sehat, rapi, dan indah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep tersebut akan diwujudkan dengan memanfaatkan lahan tidur seluas sekitar 7.000 hingga 8.000 meter persegi di lingkungan rumah sakit. Lahan itu tidak hanya difungsikan sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga akan mendukung ketahanan pangan.
Selain penataan ruang hijau, RSUD Kajen juga merancang berbagai langkah pendukung, di antaranya pengelolaan bank sampah, dan penggunaan energi alternatif berupa listrik tenaga surya. Kemudian, efisiensi penggunaan air, serta pengelolaan limbah yang lebih optimal.
“Harapannya rumah sakit ini benar-benar berwawasan lingkungan, sehingga pasien bisa merasa lebih nyaman. Bahkan terbantu proses penyembuhannya dengan adanya taman-taman yang hijau,” jelasnya.
Imam menambahkan, pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Dalam waktu dekat, pihaknya akan memprioritaskan pembersihan lahan dan penataan area hijau, termasuk penambahan tanaman hias dan vegetasi lainnya.
Ia juga mengajak seluruh sivitas rumah sakit serta pengunjung untuk ikut mendukung program tersebut, terutama dalam hal pengelolaan sampah. “Kami mohon dukungan semua pihak, khususnya dalam pemilahan sampah dari hulu ke hilir, karena ini sangat menentukan keberhasilan program,” tegasnya.
Sementara itu, Humas Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan, Handono Warih, mengatakan, turut bersinergi dalam pengembangan konsep Green Hospital di RSUD Kajen. Keterlibatan tersebut dilakukan bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari Kementerian Pertanian di Kecamatan Karanganyar.
“Kami melakukan asesmen dan menghitung kebutuhan untuk pengelolaan lahan tidur, guna mendukung target ruang terbuka hijau dan konsep Green Hospital,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan ini juga mengacu pada target nasional komposisi lahan. Yakni 70 persen untuk bangunan dan 30 persen untuk ruang terbuka hijau atau zona ketahanan pangan.
Menurutnya, keberadaan ruang hijau tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat serta membantu pemulihan psikologis pasien. “Ke depan, kami harap tata kelola lingkungan, ekologi, dan manajemen limbah di RSUD Kajen bisa semakin baik melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....