Pemkot Semarang Terkendala Status Lahan, Tanah Gerak Jangli Ditangani Pemprov

  • 08 Apr 2026 20:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Penanganan bencana tanah gerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang kini ditangani oleh Pemerintah Provinsi(Pemprov) Jawa Tengah. Pemerintah Kota(Pemkot) Semarang mengakui terdapat kendala dalam penanganan, terutama terkait status kepemilikan lahan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan, keputusan tersebut diambil melalui rapat bersama pemerintah provinsi dan sejumlah daerah lain. Dalam rapat itu juga disepakati penyediaan hunian sementara(huntara) bagi warga terdampak.

"Waktu itu kami sudah menggelar rapat di Pemprov bersama berbagai kabupaten atau kota lainnya. Pemerintah Provinsi diminta untuk menyediakan huntara," ucapnya, Rabu, 8 April 2026.

Ia menjelaskan, Pemkot Semarang sebenarnya memiliki program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni untuk membantu warga terdampak. Namun, pelaksanaannya terkendala karena status lahan bukan milik pemerintah kota.

"Status tanahnya milik Kodam. Kami tidak bisa memberikan bantuan RTLH karena syaratnya tidak memenuhi, kepemilikan tanahnya bukan milik kita (Pemkot)," katanya.

Meski demikian, Pemkot Semarang tetap menyalurkan bantuan darurat kepada warga. Bantuan berupa logistik dan tenda darurat telah diberikan sejak awal kejadian.

Agustina menegaskan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan sesuai kebutuhan warga.

"Kami tetap menyuplai bantuan. Bahkan, kami menyiapkan hunian sementara selama dua bulan di sekitar lokasi karena warga masih memiliki ternak dan aktivitas yang bergantung di sana," katanya.

Sebelumnya, warga terdampak tanah gerak di Jangli sempat menghadapi ketidakpastian terkait hunian sementara. Masa tinggal di lokasi pengungsian pun semakin terbatas dengan tenggat waktu hingga 16 April 2026.

Pemerintah berharap solusi penanganan segera terealisasi. Dengan demikian, warga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....