Dongkrak Pendapatan Daerah, Dishub Purworejo Kaji Pengelolaan Parkir Puskesmas
- 08 Apr 2026 18:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo — Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Perhubungan(Dishub) tengah mengkaji pengelolaan parkir di puskesmas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah.
Kajian tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo pada Desember 2025. Dalam rencana tersebut, pengelolaan parkir di puskesmas akan diserahkan kepada Dishub .
Kepala Dishub Kabupaten Purworejo, Agus Widiyanto, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pemetaan di lapangan. Hal ini untuk mengetahui potensi parkir di masing-masing puskesmas.
“Seperti yang sudah kami terima dari Dinas Kesehatan, parkir di puskesmas akan diserahkan pengelolaannya kepada Dishub. Saat ini kami menurunkan tim untuk melakukan pemetaan, termasuk mengecek status lahan, apakah milik pemda atau desa,” ujar Agus saat ditemui di kantornya, Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan, hasil pemetaan akan menjadi dasar dalam menentukan potensi pendapatan. Selain itu, data tersebut juga digunakan untuk menyusun skema pengelolaan yang tepat.
"Parkir di puskesmas nantinya akan masuk dalam kategori parkir khusus, berbeda dengan parkir di tepi jalan umum. Parkir yang akan dikelola ini berada di lahan yang memang disediakan oleh puskesmas.
Meski demikian, bagi puskesmas yang tidak memiliki lahan parkir memadai, pihaknya tidak akan memaksakan. “Semua tetap menyesuaikan kondisi di lapangan,” katanya.
Dalam proses kajian, Dishub berencana menggandeng pihak akademisi, salah satunya Universitas Gadjah Mada untuk mengkaji potensi pendapatan dari sektor parkir. "Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menetapkan target PAD ke depan," kata Agus.
Terkait pengelolaan di lapangan, Dishub akan melibatkan masyarakat setempat. Langkah ini diharapkan dapat mengedepankan kearifan lokal sekaligus meningkatkan partisipasi warga.
"Saya mengajak masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan di lapangan untuk menjaga kualitas pelayanan serta mencegah potensi penyimpangan. Jika ada kekurangan, tentu akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan bagi petugas kami,” ujarnya. (ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....