Santri IAI An-Nawawi Purworejo Jadi Dosen Tamu di Universitas Indonesia

  • 08 Apr 2026 12:56 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Seorang santri sekaligus mahasiswa dari Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi Berjan, Purworejo, Muhammad Rofiki, mengukir prestasi membanggakan. Ia mendapatkan kesempatan l untuk mengajar mahasiswa di Universitas Indonesia (UI) sebagai dosen tamu pada Rabu, 12 Maret 2026 lalu.

Ia diundang langsung untuk mengisi perkuliahan di Fakultas Vokasi mata kuliah Manajemen Produksi di Program Studi Sarjana Terapan Produksi Media, semester 4 di UI tersebut berkat menjadi konten kreator.

Muhammad Rofiki mengatakan, ia diundang oleh salah satu dosen UI untuk menggantikan sesi perkuliahan selama kurang lebih 2 SKS atau sekitar 1,5 jam, yang diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa.

“Awalnya saya pikir cuma sharing biasa, mungkin 5 sampai 10 menit selesai. Tapi ternyata sampai 1,5 jam, ada presentasi, diskusi, dan tanya jawab,” ujar Rofiki saat dikonfirmasi di IAI An-Nawawi Berjan Purworejo, pada Rabu, 8 April 2026.

Ia mengangkat tema yang relevan dengan mata kuliah, yakni bagaimana proses produksi konten di era digital dan kaitannya dengan manajemen produksi. “Mahasiswa selama ini lebih banyak belajar teori. Nah, saya diajak masuk ke kelas itu supaya mereka bisa melihat langsung dari pelaku atau kreatornya,” katanya.

Rofiki mengungkapkan, antusiasme mahasiswa pun terlihat jelas sepanjang sesi berlangsung. Diskusi berjalan aktif, dengan berbagai pertanyaan yang muncul dari peserta.

“Kalau dilihat dari responsnya, menurut saya sangat antusias. Mereka bisa langsung berdialog dengan saya yang memang menjalankan proses itu dari awal,” ujar Rofiki.

Ia berharap, kegiatan serupa bisa terus dilakukan, baik di kampus lain maupun dalam skala yang lebih luas. "Kolaborasi antara akademisi dan praktisi sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu Dosen IAI An-Nawawi Berjan, Anwar Ma’rufi menyampaikan, kisah Rofiki tersebut menjadi inspirasi bahwa perjalanan dari pesantren hingga menjadi dosen tamu di UI bukanlah hal yang mustahil.

"Dalam waktu 90 menit, seorang santri dan mahasiswa yang masih menempuh pendidikan semester 6 bisa mengubah cara pandang mahasiswa kampus terkenal terhadap dunia digital dan produksi konten. Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan mahasiswa kami dan sepenuhnya mendukung," ucapnya.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....