Pererat Silaturahmi, Ketum PBNU Kunjungi Ponpes Darut Tauhid Purworejo

  • 06 Apr 2026 12:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2021–2026, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengunjungi Pondok Pesantren Darut Tauhid Purworejo, pada Minggu, 5 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut KH Sahnun Thoifur Mawardu menyampaikan, kehadiran Gus Yahya merupakan wujud nyata dari tradisi luhur silaturahmi di bulan Syawal, yang dalam ajaran Islam sarat dengan nilai keberkahan.

“Momentum Syawal ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi. Dalam ajaran Islam, silaturahmi bukan sekadar pertemuan, melainkan jalan turunnya keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya saat ditemui Senin, 6 April 2026.

Kunjungan tersebut disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga besar pesantren, serta para alumni dan menjadi momentum untuk memperkuat jalinan ukhuwah antara ulama dan umat.

“Alhamdulillah, para alumni terus menebarkan dakwah dan kebermanfaatan. Semoga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menerangi umat,” ungkap Gus Sahnun.

Ia berharap, kedepan Ponpes Darut Tauhid senantiasa menjadi pusat lahirnya generasi dai yang istiqamah, membawa risalah Islam rahmatan lil ‘alamin, serta berpegang teguh pada manhaj Ahlussunnah wal Jamaah.

“Semoga Darut Tauhid terus menjadi mata air dakwah yang jernih, melahirkan dai-dai yang teguh di jalan Allah SWT,” harapnya.

Ponpes Darut Tauhid sampai saat ini konsisten menghidupkan tradisi pesantren salaf. Para santri menempuh proses pembelajaran yang sarat nilai spiritual dan intelektual, mulai dari tilawah Al-Qur’an, madrasah diniyah, hingga pengajian bandongan yang menjadi ciri khas pesantren.

Kajian kitab-kitab turats, seperti Jurumiyah hingga Alfiyah, juga menjadi bagian penting dalam membentuk kedalaman ilmu serta keteguhan pemahaman keagamaan para santri.

"Saat ini, jumlah santri di Ponpes Darut Tauhid mencapai sekitar 2.800 orang, baik putra maupun putri. Para alumninya telah tersebar di berbagai penjuru Nusantara, mengemban amanah dakwah serta mendirikan pesantren di sejumlah daerah, seperti Kalimantan, Dieng, Bekasi, hingga Cikarang," tandasnya.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....