Putus Isolasi Warga, Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Gantung di Pemalang

  • 01 Apr 2026 23:42 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pemalang- Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, meresmikan Jembatan Gantung Bantaragung di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Rabu, 1 April 2026

Jembatan gantung sepanjang 164 meter dengan lebar 1,5 meter ini membentang di atas Sungai Comal, menghubungkan Dukuh Bantaragung, Desa Sokawati dengan Dukuh Kalilanang, Desa Payung.

Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, termasuk akses menuju sekolah, pusat ekonomi, dan layanan publik lainnya.

Pangdam Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kodam IV/Diponegoro bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Hal ini membuktikan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

”Pembangunan infrastruktur seperti ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang sebelumnya terisolir. Hal ini sekaligus sebagai wujud hadirnya Negara dalam memberikan solusi yang konkret bagi kebutuhan rakyat,” ujarnya

Sementara itu, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, mengapresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

“Mudah-mudahan ini menjadi kemanunggalan dan juga kerja sama, kolaborasi, dan sinergi antara Pemkab Pemalang dalam menyukseskan program-program nasional di seluruh Kabupaten Pemalang.

Terima kasih Pangdam dan juga Terima Kasih Pak Danrem 071/Wijayakusuma, Kepala BBPJN Jawa Tengah Pak Iqbal, Pak Dandim serta seluruh Forkopimda Kabupaten Pemalang.”ucapnya

Selain peresmian jembatan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian.

Acara peresmian turut dihadiri oleh Danrem 071/Wijayakusuma, Bupati Pemalang beserta Forkopimda Kabupaten Pemalang, Kepala BBPJN Jateng-DIY, para pejabat Kodam IV/Diponegoro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....