Sukseskan MTQ Nasional ke-31, Pemkot Semarang Gandeng Ulama

  • 01 Apr 2026 21:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang melibatkan para ulama dalam rangka mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 yang akan digelar pada September 2026. Upaya ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, ke sejumlah tokoh agama di Kota Semarang, Rabu, 1 April 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Semarang untuk mempererat hubungan sekaligus meminta dukungan para ulama demi kesuksesan penyelenggaraan MTQ tingkat nasional. Selain itu, silaturahmi ini juga dimaksudkan untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan tokoh agama.

Rangkaian kunjungan diawali di Pondok Pesantren Assodiqiyah yang diasuh KH Sodiq Hamzah, kemudian dilanjutkan ke Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Sendangguwo yang dipimpin KH Dzikron Abdullah. Wali Kota juga bersilaturahmi ke kediaman mantan Gubernur Jawa Tengah, Ali Mufiz.

Agustina menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar memperkuat sinergi antara pemerintah dan ulama. Ke depan, komunikasi tersebut diharapkan dapat dilakukan secara lebih rutin dengan melibatkan berbagai perangkat daerah.

“Kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih mendalam dan lebih sering. Ke depan, tidak hanya lurah dan camat yang sowan, tetapi juga perangkat daerah terkait,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran ulama sangat penting dalam memberikan arahan agar penyelenggaraan MTQ berjalan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan. Oleh karena itu, Pemkot Semarang membuka ruang seluas-luasnya untuk menerima masukan dan nasihat.

“Sebagai pemerintah, kami sudah berupaya mempersiapkan sebaik mungkin. Namun kami masih membutuhkan arahan, dukungan, dan nasihat dari para kiai,” ucapnya.

Agustina menyebutkan, MTQ Nasional ke-31 diperkirakan akan diikuti sekitar 11.000 peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia. Kehadiran ribuan tamu tersebut diproyeksikan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kesiapan Kota Semarang tidak hanya diukur dari sisi infrastruktur, tetapi juga kenyamanan dan pengalaman para tamu. “Kami ingin para tamu merasa nyaman dan memiliki kesan baik, sehingga di lain waktu mereka ingin kembali ke Kota Semarang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Agustina juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat, khususnya para ulama, seraya berharap momentum Lebaran menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kinerja dan pengabdian.

Melalui kunjungan ini, Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan tokoh agama, sekaligus memastikan kesiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah ajang nasional tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....