BI Tegal Jadi Best Kolaborator, Lahan Eks Rob di Pekalongan Jadi Sumber Pangan
- 01 Apr 2026 15:56 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan
- Bank Indonesia Tegal Peroleh Penghargaan
- Best Kolaborator Pemanfaatan Lahan Eks Rob
RRI.CO.ID, Pekalongan – Kantor Perwakilan Bank Indonesia(KPwBI) Tegal mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan sebagai Best Kolaborator Pemanfaatan Lahan Eks Rob pada Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan, Rabu 1 April 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan eks terdampak rob menjadi lahan produktif.
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid usai menyerahkan penghargaan kepada Kepala KPwBI Tegal, Bimala menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini. Kolaborasi antara Pemkot dan BI Tegal telah memberikan dampak nyata bagi pengembangan sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan.
Hal senada diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemkot Pekalongan atas dukungan Bank Indonesia dalam mendorong pemulihan serta pemanfaatan kembali lahan terdampak rob di wilayah pesisir.
“Pemkot Pekalongan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia Tegal yang selama ini telah mendukung. Kawasan seperti Degayu yang hampir 10 tahun terendam rob kini mulai bisa dimanfaatkan kembali,” katanya.
Ia menegaskan, kolaborasi tersebut telah memberikan dampak nyata bagi pengembangan sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan. Kawasan yang sebelumnya tidak produktif kini mulai dimanfaatkan kembali," ucapnya.
Melalui pengembangan demplot pertanian dengan varietas padi biosalin, lahan eks rob seluas 1 hektare kini mampu menghasilkan panen sekitar 4 hingga 6 ton per musim tanam. Capaian ini dinilai signifikan mengingat kondisi tanah eks rob yang memiliki kadar mineral dan zat besi tinggi.
Pemkot Pekalongan juga mencatat potensi pengembangan lahan eks rob yang cukup luas, yakni sekitar 90 hektare yang siap dioptimalkan secara bertahap. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menjawab tantangan pengelolaan lahan tersebut.
Kepala KPwBI Tegal, Bimala, menyatakan penghargaan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). “ini merupakan hasil kolaborasi bersama dalam memanfaatkan lahan yang sudah tidak produktif selama kurang lebih 10 tahun,” ujarnya.
Ke depan, BI Tegal bersama Pemkot Pekalongan akan mendorong pengembangan varietas biosalin sebagai pusat pembenihan. Hal itu guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah pesisir Pantura.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....