Perkuat Konstruksi, Tim Ahli Pugar Situs Candi Losari Magelang

  • 31 Mar 2026 13:10 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Candi Losari
  • Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X
  • Dusun Losari, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.
  • Gunung Merapi

RRI.CO. ID, Kabupaten Magelang : Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X melakukan pemugaran terhadap situs Candi Losari yang ada di Dusun Losari, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Pemugaran tersebut dilakukan untuk memperkuat kontruksi candi yang sempat terpendam erupsi Gunung Merapi ratusan tahun silam.

“Pemugaran situs Candi Losari ini akan dilakukan secara menyeluruh dengan membongkar struktur candi hingga ke bagian dasar. Tujuannya memperkuat bangunan utamanya di bagian dasar candi yang selama ini berada di kondisi tanah kurang stabil,” kata Penanggung Jawab Kegiatan Rekonstruksi Candi Losari, Junawan, Rabu, 31 Maret 2026.

Junawan menjelaskan bahwa dalam proses rekonstruksi candi bercorak Hindu tersebut, tim harus membongkar total bagian tubuh bangunan. Hal ini merupakan bagian dari prosedur teknis untuk mengatasi penurunan struktur yang telah terjadi sejak lama.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan karena struktur candi sebelumnya mengalami penurunan akibat berbagai faktor, termasuk bencana alam di masa lampau. Dengan pembongkaran ini, setiap lapisan batu dapat ditata ulang kembali sesuai dengan kaidah arkeologi yang tepat.

“Saat ini pemugaran bagu membongkar lapisan batu ke sembilan dari 14 lapis batuan susunan candi tersebut. Pemugaran tersebut telah berlangsung sejak awal Februari kemarin dan ditargetkan selesai pada Oktober mendatang,”kata Junawan,

Ia menambahkan,meskipun ditargetkan selesai Oktober 2026 mendatang, tahap rekonstruksi ini baru mencakup bagian awal. Tahapan selanjutnya akan dilakukan setelah seluruh data teknis dan susunan struktur terkumpul secara lengkap .

Diakuinya, dalam proses rekonstruksi tersebut, ada tantangan tersendiri yakni, kondisi tanah pada kedalaman sekitar 20 sentimeter , air sudah mulai muncul di area situs. Meskipun demikian, kemunculan air di bawah situs tersebut, dianggap tidak mengganggu struktur utama.

Sementara itu, juru pugar Restu Hidayat menambahkan, struktur situs Candi Losari tersebut mengalami amblas diduga kuat akibat kombinasi bencana alam, seperti gempa bumi dan terjangan lahar dingin Gunung Merapi ratuan tahun silam dan juga kondisi tanah yang kurang padat turut memperparah penurunan struktur candi..

"Strukturnya mengalami penurunan karena faktor alam. Kemungkinan akibat gempa bumi dan banjir lahan dingin erupsi Merapi,” katanya.

Candi Losari yang ada di Dusun Losari. Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang tersebut ditemukan pertama kali oleh penduduk setempat di bawah rerimbunan pohon salak pada 2024 lalu. Setelah dilakukan penggalian, di area situs tersebut ditemukan candi utama dengan ketinggian sekitar enam meter dan juga tiga candi perwara. (wied)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....