Penerbangan Balon Udara Menutup Rangkaian Pesta Rakyat Pemkab Magelang

  • 29 Mar 2026 16:06 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Pesta Rakyat Pemkab Magelang
  • pemuda Kalibeber, Kabupaten Wonosobo
  • Pesta Rakyat Grebeg Kupat 2026,
  • Balon Udara
  • peringatan ke-42 perpindahan Ibu Kota Kabupaten Magelang.

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang - Ratusan orang memadati Lapangan drh Soepardi, Sawitan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang Minggu, 29 Maret 2026, untuk menyaksikan penerbangan lima balon udara raksasa. Penerbangan balon udara tersebut merupakan penutup dari rangkaian dari pesta rakyat dalam rangka peringatan ke-42 perpindahan Ibu Kota Kabupaten Magelang.

Kelima balon udara yang dibuat dan diterbangkan oleh para pemuda Kalibeber, Kabupaten Wonosobo tersebut. Penerbangan itu mendapat antusias dari warga Kabupaten Magelang dan sekitarnya.

“Kelima balon udara yang diterbangkan ini mengusung tema yang berbeda, mulai dari cerita lokal hingga edukasi. Contohnya, satu balon warna hitam dengan gambar sosok perempuan yang terinspirasi dari cerita rakyat setempat,kemudian balon bergambar Doraemon yang banyak disukai anak-anak,” kata perwakilan komunitas balon asal Kalibeber, Kabupaten Wonosobo Arul Robbiansyah, Minggu (29/3/2026).

Arul mengatakan, balon –balon yang diterbangkan tersebut mempunyai ukuran bervariasi, mulai dari 12 meter hingga 20 meter. Untuk membuat satu buah balon- udara tersebut memakan waktu dua minggu hinggga satu bulan.

Sedangkan, biaya yang dikeluarkan berkisar antara Rp4 juta-Rp15 juta, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan desain. Adapun kertas yang digunakan untuk membuat balon udara tersebut berupa kertas daulang ( kertas yang terbuat dari kulit kayu pohon daulang).

“Untuk membuat satu buah balon biaya yang dikeluarkan mencapai Rp4 juta-Rp15 juta, Sedangkan bahan baku balon tersebut berupa kertas daulang,’kata Arul

Pada penerbanganm balona udara tersebut, pihaknya mengalami kendala cuaca angin yang tidak stabil. Sehingga, balon-balion udara tersebut tidak dapat terbang secara maksimal.

“Karena terkendala angin yang tidak stabil, penerbangan balon tidak dapat maksimal. Dari target ketinggian 40 meter, hanya bisa terbang sekitar 15 meter,”imbuhnya.

Sementara itu, Panitia Pesta Rakyat Grebeg Kupat 2026, Zanuar Efendi mengatakan, penerbangan balon udara dalam rangkaian peringatan ke-42 perpindahan Ibu Kota Kabupaten Magelang.merupakan sesuatu yang baru. Karena, penerbangan balon udara di Kabupaten Magelang belum pernah dilaksanakan.

“Kita ingin menghadirkan sesuatu yang baru dan penerbangan balon ini dipilih sebagai inovasi kegiatan yang belum pernah digelar di Kabupaten Magelang. Tenyata. antusias warga sangat tinggi,” kata Zanuar.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian pesta rakyat yang digelar secara sederhana> Meskipun pesta rakyat digelar secara sederhana , tetapitetap mampu menghadirkan kebahagiaan bagi warga. Magelang dan sekitarnya. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....