Gerebeg Kupat hingga Balon Udara Warnai Peringatan Perpindahan Ibu Kota Magelang
- 27 Mar 2026 14:48 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Gerebeg Kupat
- Lapangan drh Soepardi.
- Masjid Agung Jawa Tengah ( MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang
- Peringatan ke-42 perpindahan Ibu Kota Kabupaten Magelang
- Pemkab Magelang
RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang — Peringatan ke-42 perpindahan Ibu Kota Kabupaten Magelang tahun 2026 digelar sederhana melalui pesta rakyat yang sarat nilai kebersamaan dan pelestarian tradisi lokal. Kegiatan yang berlangsung selama Sabtu hingga Minggu, 28–29 Maret 2026 ini diisi dengan agenda Gerebeg Kupat dan Festival Balon Udara.
Asisten III Sekda Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis, mengatakan, pada Sabtu, 28 Maret 2026 akan digelar Gerebeg Kupat di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang, yang kemudian dilanjutkan di Lapangan drh Soepardi. “Ada tujuh gunungan kupat yang akan diperebutkan masyarakat umum,” ujar Asfuri, Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan, masing-masing gunungan kupat tersebut berisi uang dengan pecahan mulai dari Rp5.000 hingga Rp100.000. Gunungan tersebut dipersiapkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) serta badan usaha milik daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang.
Selain Gerebeg Kupat, pesta rakyat juga akan dimeriahkan dengan berbagai kesenian tradisional khas Kabupaten Magelang. Rangkaian acara berlanjut pada Minggu, 29 Maret 2026 dengan Festival Balon Udara yang digelar di Lapangan drh Soepardi.
Sebelumnya, peringatan ini juga diisi dengan malam tirakatan dan halal bihalal yang digelar pada Rabu, 25 Maret 2026 malam di MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menghadirkan pembicara Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Fahrudin Faiz.
Asfuri menambahkan, peringatan perpindahan Ibu Kota Kabupaten Magelang yang jatuh setiap 22 Maret tahun ini sengaja dilaksanakan secara sederhana. Hal ini ebagai bentuk empati terhadap berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
“Dengan konsep sederhana namun sarat makna, diharapkan peringatan ini tetap menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat. Selain itu, menumbuhkan optimisme di tengah berbagai tantangan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....