Proyek Mangkrak Mini Zoo Purworejo Longsor Lagi, Warga Takut Bangunan Timpa Rumah
- 26 Mar 2026 20:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Warga RT.03 RW.04, Kelurahan Keseneng, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, merasa cemas dan takut setelah terjadi longsor dan bangunan roboh di lokasi proyek mangkrak Mini Zoo Purworejo. Hal itu terjadi usai hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut beberapa waktu yang lalu.
Longsor tersebut juga memutus akses jalan warga. Selain itu, 3 rumah terisolir karena harus memutar arah untuk menunju ke jalan besar.
Salah satu warga Kelurahan Keseneng, Ningsih yang rumahnya berdekatan dengan proyek mangkrak mini zoo Purworejo, menyampaikan, longsor dan robohnya bangunan tersebut terjadi pada saat hujan deras pada bulan Ramadan kemarin. "Kejadian yang pertama itu pukul 24.00 yang kedua pukul 14.00 dan yang ketiga itu sekitar habis Maghrib," kata Ningsih saat ditemui di rumahnya, Kamis, 26 Maret 2026.
Ningsih mengungkapkan, dirinya merasa takut kalau terjadi hujan saat malam hari. Ia lantas langsung mengungsi ketempat saudaranya yang didekat jalan raya.
"Sampai saat ini belum ada himbauan dari dinas terkait ataupun solusi untuk warga yang tinggal di sini. Yang peduli itu cuma dari pihak kepolisian yang memasang banner supaya warga tidak melintas di lokasi jalan yang putus," ungkapnya.
Dijelaskannya, aliran sungai d ibelakang rumahnya juga terputus akibat longsor tersebut dan belum ada perbaikan dari dinas terkait. "Pernah datang dari PU dan katanya mau memperbaiki, namun masih menunggu proses hukum mini zoo yang saat ini belum ada kejelasan," jelasnya.
"Malah waktu kemarin habis longsor itu saat saya melihat-lihat lokasi yang longsor sempat dibentak oleh orang yang berada di lokasi mini zoo, gak tau itu petugas atau siapa. Dia bilang ke saya jangan lihat-lihat dengan nada agak keras," ucapnya.
Ningsih berharap, mudah-mudahan pemerintah segera memberikan solusi terhadap warga yang tinggal didekat lokasi pembangunan mini zoo. "Harapan saya mudah-mudahan pemerintah segera memberikan solusi terbaik untuk warga yang tinggal di sekitar mini zoo ini, tolong ini masalah keselamatan warga mohon untuk diperhatikan," harapnya.
Sementara itu, Lurah Keseneng, Abdul Fatah mengatakan, usai terjadinya longsor tersebut pihaknya langsung melaporkan kepada dinas terkait. "Saya mendapat informasi melalui WhatsApp bahwa jalan yang berada di bawah lokasi mini zoo putus karena longsor, saya langsung berkoordinasi ke posko BPBD," katanya.
Abdul Fatah mengungkapkan, bahwa setelah adanya longsor tersebut kemudian diadakan rakor di Pemda dan dilakukan pemasangan pralon di selokan yang tertimbun longsoran. "Untuk saluran irigasi yang tertutup longsor itu sudah dipasang pralon karena untuk mengaliri sawah di daerah Baledono," ungkapnya.
Terkait untuk jalan yang putus, pihaknya belum memikirkan karena belum berkoordinasi dengan pihak RT dan RW. "Kalau menurut saya bangunan mini zoo itu tidak membahayakan bagi warga sekitar, kalau terjadi longsor lagi kami belum memikirkan untuk warga harus mengungsi atau tidak," ujarnya
Diketahui, bahwa proyek mini zoo tersebut dibangun pada tahun 2023 dengan anggaran bersumber dari APBD senilai Rp 9,4 miliar yang diduga menjadi ajang korupsi para pejabat di Kabupaten Purworejo. Sampai saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan akhir (per Februari 2026) oleh Kejaksaan Negeri Purworejo, dan sedang menunggu hasil akhir audit perhitungan kerugian keuangan negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....