Cabai Mahal Jelang Lebaran, Pemkab Batang Siapkan Skema Subsidi
- 11 Mar 2026 20:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kenaikan harga cabai menjadi perhatian pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026 di Kabupaten Batang. Pemerintah daerah telah menyiapkan skema subsidi harga untuk menekan lonjakan harga di pasaran.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Sumiati, mengatakan, menjelang Lebaran 2026, secara umum harga bahan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai.
“Harga cabai rawit merah yang cukup tinggi. Ini disebabkan memang dari harga produsen itu mengalami kenaikan,” ujarnya dalam Dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menyebut, kenaikan harga juga dipengaruhi produksi cabai di tingkat petani yang menurun akibat kondisi tanaman yang sempat terdampak cuaca. “Tanaman cabai sempat mengalami kondisi kering sehingga produksinya berkurang, meskipun masih tetap berbuah,” katanya.
Meski demikian, kebutuhan cabai di Kabupaten Batang masih dapat dipenuhi dari produksi petani lokal. Pasokan belum perlu didatangkan dari luar daerah.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga, pemerintah daerah telah menyiapkan skema subsidi cabai melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi. Bantuan tersebut diberikan kepada daerah dengan harga cabai tertinggi berdasarkan pemantauan harga di tingkat provinsi.
| Baca juga: Pasca Lebaran Harga Komoditas Mulai Normal |
Menurutnya, dalam hal ini pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah. Selama ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memberikan bantuan subsidi untuk 10 kabupaten di Jawa Tengah dengan harga cabai tertinggi.
Sumiati menjelaskan, bantuan biasanya disalurkan dalam bentuk cabai bersubsidi sekitar 200 kilogram yang dijual kepada masyarakat dengan harga yang telah ditentukan. “Biasanya diberikan subsidi cabai sekitar 200 kilogram yang dijual dengan harga Rp65.000,” katanya
Dengan mekanisme tersebut, pemerintah berharap lonjakan harga cabai dapat ditekan menjelang puncak kebutuhan Lebaran. Pemantauan harga dan koordinasi distribusi pangan juga terus dilakukan selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....