Danrem 072 Pamungkas Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Plipir Purworejo
- 10 Mar 2026 10:49 WIB
- Semarang
RRI.CO ID, Purworejo – Jembatan Gantung Garuda yang berada di Desa Plipir, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo diresmikan oleh Komandan Korem (Danrem) 072 Pamungkas, Bambang Sujarwo didampingi oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo,Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja serta Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, pada Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan video conference peluncuran 218 Jembatan Garuda yang dibangun secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Peluncuran secara nasional tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Maruli Simanjuntak dari Aceh Utara bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Program ini merupakan bagian dari upaya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Danrem) 072 Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo menyampaikan, bahwa jembatan yang menghubungkan Desa Plipir dengan Desa Pacekelan, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo tersebut memiliki panjang sekitar 30 meter.
"Jembatan ini merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia. Dibangun melalui program TNI AD," kata Danrem.
Lebih lanjut, Danrem berharap, keberadaan jembatan tersebut dapat mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan maupun sosial. Semoga keberadaan jembatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Plipir dan Desa Pacekelan, serta menjadi sarana yang mempererat hubungan dan memperlancar mobilitas warga,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati(Wabup) Purworejo, Dion Agasi Setiabudi menyampaikan apresiasi kepada TNI AD yang telah membantu pembangunan jembatan tersebut. “Terima kasih kepada TNI AD mulai dari Kodam, Korem, Kodim hingga Koramil yang telah memberikan bantuan jembatan ini. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah menginisiasi program Jembatan Merah Putih,” ujarnya.
Wabup menjelaskan, sebelumnya akses pemukiman dan lahan pertanian warga Desa Plipir cukup sulit karena terpisah oleh sungai. "Dengan adanya jembatan tersebut, akses masyarakat menjadi lebih mudah, sekaligus dapat meminimalkan beban produksi warga serta menghubungkan aktivitas masyarakat dengan Desa Pacekelan," ucapnya.(Agus)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....