Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan Tim Evakuasi
- 09 Mar 2026 13:21 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani belasan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah pada Minggu, 8 Maret 2026. Tim teknis dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman diterjunkan ke berbagai titik untuk mengevakuasi material pohon dan memastikan akses jalan kembali normal.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, lokasi pohon tumbang tersebar di sejumlah wilayah kota, mulai dari Ring 1, Ring 2, hingga Ring 3. Penanganan diprioritaskan pada titik yang berada di pinggir jalan serta lokasi yang menimpa kendaraan dan bangunan warga.
“Titik lokasi menyebar dari Ring 1, 2, dan 3 Kota Semarang. Prioritas tentunya yang berada di pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas, serta yang tertimpa pohon dan mobil karena pastinya ada korban,” ujarnya.
Sejumlah lokasi yang telah berhasil ditangani antara lain Jalan Kyai Saleh, Jalan Gajah Mada, Jalan Papandayan, hingga kawasan Pamularsih. Sementara itu, beberapa titik lain seperti Jalan Thamrin masih dalam proses penanganan.
Petugas juga sempat menghadapi kendala saat melakukan evakuasi di Jalan Kepodang kawasan Kota Lama karena terhalang portal besi. Selain itu, tim teknis juga dikerahkan menuju lokasi tambahan di kawasan Watulawang dan Mess Penerbad.
Untuk mempercepat proses evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah maupun fasilitas umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menerjunkan sejumlah armada dan personel ke lapangan.
“Armada kita punya tujuh unit dump truck dan skylift. Personel terdiri dari tujuh tim, di mana masing-masing tim beranggotakan tujuh sampai sepuluh orang,” katanya.
Peristiwa angin kencang tersebut dilaporkan menyebabkan sejumlah kerusakan, baik pada kendaraan, rumah warga, maupun fasilitas umum. “Korban ada, baik orang, mobil, rumah, hingga bangunan yang tertimpa,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pendataan dan perawatan pohon di ruang publik guna mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang. “Langkah antisipasi tetap dilakukan sambil melaksanakan inventarisasi pohon rawan tumbang, melakukan perapian secara berkala, juga menebang pohon yang berpotensi rawan tumbang,” ucapnya.
Pemerintah kota juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika cuaca buruk melanda. “Kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana angin kencang, puting beliung, dan hujan deras serta tidak berada di bawah pohon saat cuaca ekstrem,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....