Hormati Bulan Ramadan, Perayaan Cap Go Meh tanpa Kirab Budaya dan Pesta Kembang Api

  • 05 Mar 2026 11:11 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kota Magelang: Perayaan Cap Go Meh Imlek 2577/2026 di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang dilaksanakan secara sederhana. Tahun ini, pengelola meniadakan kirab budaya keliling kawasan Pecinan demi menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Kirab budaya dalam rangka Cap Go Meh merupakan tradisi turun-temurun yang selalu dilaksanakan di akhir perayaan Imlek. Tetapi, karena tahun ini bersamaan dengan bulan Ramadan, sehingga kirab budaya Cap Go Meh ditiadakan untuk menghormati saudara-saudara umat muslim yang sedang berpuasa,” kata Wakil Ketua Harian TITD Liong Hok Bio Magelang, Gunawan, Selasa 3 Maret 2026.

Gunawan menjelaskan, Cap Go Meh merupakan momentum penting bagi warga keturunan Tionghoa yang jatuh pada hari ke-15 bulan pertama kalender Tionghoa. Tradisi ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian perayaan Imlek setiap tahunnya.

Pada tahun ber-shio Kuda Api ini, selain meniadakan kirab, pihak klenteng juga memutuskan untuk tidak menggelar pesta kembang api. Meski demikian, esensi perayaan tetap terjaga melalui ritual sembahyang dan kegiatan budaya internal di lingkungan klenteng yang berdiri sejak 1864 tersebut.

Dalam perayaan kali ini, tradisi penyajian makanan khas tetap dipertahankan bagi umat yang hadir. Menu yang dihidangkan meliputi opor Cap Go Meh, mie panjang umur, hingga galantin yang masing-masing memiliki makna simbolis.

“Lontong mempunyai makna kerukunan, sedangkan mie goreng simbol usia panjang dan rezeki yang banyak. Sementara, galantin mempunyai filosofi kemakmuran,” ujar Gunawan di sela-sela kegiatan.

Sebagai bentuk toleransi, TITD Liong Hok Bio berencana membagikan 1.000 porsi lontong Cap Go Meh kepada masyarakat umum. Aksi sosial ini akan dipusatkan di halaman klenteng untuk memperkuat kebersamaan antarwarga di Kota Magelang.

Rencananya, pembagian ribuan porsi makanan tersebut akan dilaksanakan pada 9 Maret mendatang. Panitia sengaja memilih waktu yang bertepatan dengan momen buka puasa agar bisa dinikmati oleh warga yang sedang berpuasa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tri Bakti Kota Magelang, Agus Setyawan mengatakan, selama perayaan Imlek 2577 Sin Cia ini, selain mealkukan sembahyang bagi umat Tri Dharma, pihaknya juga melaksanakan bakti sosial bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya. Bakti sosial yang telah dilaksanakan yakni pembagian 1.000 paket bahan kebutuhan pokok dan donor darah bekerjsama dengan PMI Kota Magelang.

“Bakti sosial tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial bagi sesama,”katanya.

Pada puncak perayaan Cap Go Meh tersebut, selain diisi dengan pentas kesenian Baronsay, juga ditampilkan tarian dan nyanyian khas Tionghoa. Juga ditampilkan olahraga bela diri khas Tionghoa, yakni wushu. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....