Penyandang Disabilitas di Semarang Keluhkan Guiding Block Trotoar Mulai Rusak

  • 05 Mar 2026 10:23 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Keberadaan guiding block di trotoar Kota Semarang dikeluhkan penyandang tunanetra karena banyak yang mulai rusak. Kondisi tersebut dinilai mengurangi fungsi utama sebagai penunjuk arah yang aman dan nyaman.

Ketua Komunitas Sahabat Mata, Basuki, mengatakan guiding block sebenarnya cukup membantu pengguna agar berjalan lurus dan tidak melenceng ke tengah jalan. Namun, efektivitasnya bergantung pada kondisi fisik dan penempatannya.

“Cukup membantu untuk bisa jalan biar tidak belok-belok. Kalau tidak belok-belok, di jalan itu enggak nyasar ke tengah,” ujarnya saat ditemui RRI, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menilai di sejumlah titik, penanda arah maupun tanda berhenti sudah aus, patah, bahkan hilang. Situasi ini berpotensi membahayakan, terutama pada trotoar yang berbatasan langsung dengan jalan raya.

Basuki juga menemukan guiding block yang terhalang pohon, tempat sampah, hingga kendaraan parkir. Menurutnya, fasilitas tersebut seharusnya steril dari hambatan agar berfungsi optimal.

“Harapannya guiding block itu betul-betul berfungsi untuk meng-guide dan tidak ditempati apa-apa. Itu bukan hiasan,” ucapnya.

Senada, Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia Kota Semarang, Andi Setiono, menyebut secara infrastruktur, guiding block memang tersedia. Namun dari sisi fungsi, masih belum dimaksimalkan.

“Secara bangunan masih ada, tapi secara fungsi belum maksimal. Harapannya ketika dibangun itu melibatkan teman-teman tunanetra, supaya fungsinya jelas dan tidak sekadar jadi aksesoris,” katanya.

Ia menambahkan, rambu belokan perlu dilengkapi tanda peringatan sebelum tikungan. Selain itu, tekstur guiding block harus cukup tebal agar tetap terasa meski pengguna mengenakan alas kaki.

Komunitas tunanetra berharap pembenahan dilakukan secara menyeluruh. Dengan perencanaan yang melibatkan pengguna, guiding block di Semarang diharapkan benar-benar menjadi sarana penunjuk jalan yang aman dan inklusif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....