Jaga Stabilitas Harga jelang Lebaran, Pemkot Semarang Siapkan Pasar Keliling

  • 04 Mar 2026 19:08 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang akan memperkuat program pasar murah keliling menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini ditempuh sebagai upaya menekan lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat melakukan tinjauan ke Pasar Peterongan, Superindo Sriwijaya, dan Pasar Karangayu. Dari hasil pantauan, harga beras relatif stabil, namun cabai mengalami kenaikan signifikan.

“Dua pusat perbelanjaan ya. Satu di pasar Peterongan, dan sekarang kita di Superindo. Kalau harga beras, rata-rata masih normal ya,” ujar Agustina, Rabu, 4 Maret 2026.

Lonjakan harga cabai menjadi perhatian utama pemerintah kota. Tingginya permintaan menjelang Lebaran disebut sebagai faktor pendorong kenaikan harga.

“Yang masih tinggi sekali adalah cabai. Cabai, ini tadi ada Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Saya minta supaya melakukan hal yang diperlukan untuk intervensi menurunkan harga cabai,” ungkapnya.

Sebagai respons, Pemkot Semarang menggencarkan pasar murah keliling di berbagai titik. Program ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan untuk memastikan bahan pokok tersedia dengan harga terjangkau.

Pasar murah keliling diharapkan menjadi alternatif belanja bagi masyarakat. Selain menjaga daya beli, langkah ini juga ditujukan untuk mengendalikan inflasi daerah.

“Pasar murah keliling kita lakukan dengan berbagai stakeholder yang ada di Kota Semarang. Tujuannya adalah untuk menekan lonjakan harga dan memberikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....