Iran-Israel Bergejolak, Jemaah Umrah Batang Diminta Tunda Keberangkatan

  • 03 Mar 2026 13:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Menyikapi situasi yang masih memanas akibat konflik antara Israel - Amerika Serikat dengan Iran, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang menunda keberangkatan jemaah yang akan melakukan umrah ke Tanah Suci. Hal tersebut sesuai arahan dari Wamen Haji dan Umrah RI, agar menunda keberangkatan hingga situasi dipastikan aman.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Batang, Siti Mahmudah membenarkan adanya imbauan penundaan keberangkatan ke Tanah Suci maupun sebaliknya, karena situasi saat ini belum kondusif. Bagi jemaah yang masih berada di Jeddah, diimbau untuk menunggu hingga aman kembali.

"Para jemaah umrah diharap sabar menunggu. Apalagi dampak konflik di Timur Tengah, membuat sejumlah bandara internasional ditutup sementara waktu," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 3 Maret 2026.

Untuk memastikan para jemaah umrah di Jeddah aman dan nyaman, Konsulat Jenderal Republik Indonesia memberikan pelayanan berupa tempat istirahat. "Jemaah umrah yang masih di Bandara Jeddah disiapkan tempat tidur yang nyaman, hingga situasi normal dan bisa kembali ke Tanah Air," ujarnya.

Ditemui secara terpisah, Direktur Pemasaran PT Al Jannah Wisata Internasional, Agus Setiono membenarkan, pihaknya masih melakukan penundaan bagi jemaah yang akan berumrah pada pertengahan Ramadan. Ia tak mempermasalahkan penundaan tersebut, karena salah satu syarat keberangkatan umrah ialah keamanan harus terjamin terlebih dahulu.

"Jemaah umrah yang akan berangkat Ramadan ini kami tunda, bahkan untuk program Umrah Syawal pun belum bisa dipastikan keberangkatannya. Kami sudah memberikan pemahaman kepada jemaah dan Insyaallah mereka memahami karena demi keselamatan bersama," ujarnya.

Hingga saat ini, sebanyak 80 jemaah yang berencana umrah menunda keberangkatan ke Tanah Suci. Kendati demikian, pengelola PT Al Jannah Wisata Internasional tetap mengupayakan untuk melakukan penjadwalan ulang.

"Alhamdulillah jemaah saya yang di sana saat ini tidak ada, hanya beberapa jemaah dari biro umrah lain yang memang mengalami penundaan untuk pulang ke Tanah Air. Semoga situasi keamanan Timur Tengah kembali normal, sehingga jemaah kami bisa segera diberangkatkan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....