Pertuni Kendal Buka Pembelajaran Baca Huruf Braille Al-Qur'an

  • 28 Feb 2026 21:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Para penyandang tunanetra belajar membaca huruf braille Al-Qur'an pada kegiatan Pesantren Kilat Ramadan Tunanetra yang digelar DPC Pertuni Kabupaten Kendal. Kegiatan Pesantren Kilat diikuti 31 peserta tunanetra digelar di Aula KPU Kendal pada Sabtu dan Minggu, 1 Maret 2026.

Kegiatan Pesantren Kilat selain belajar membaca huruf braille Al Qur'an di antaranya kajian Islam oleh Ustadz Ismaini Hatta. Kemudian buka puasa bersama yang dilanjutkan salat tarawih dan tadarus Al-Qur'an.

Kegiatan ditutup dengan sahur bersama yang dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Kendal, Imam Sahrozi mengatakan, tempat kegiatan adalah penguatan iman dan ketakwaan tunanetra di bulan suci Ramadan.

Menurut dia, membaca Al-Qur'an merupakan salah satu cara untuk meningkatkan ketakwaan, sehingga diadakan pembelajaran membaca huruf braille Al Qur'an. "Pertuni Kendal memfasilitasi pada penyandang tunanetra yang ingin belajar membaca huruf braille Al Qur'an," katanya.

Iman mengatakan, Pertuni Kendal membuka pembelajaran membaca huruf braille Al Qur'an sebulan sekali pada hari Sabtu di pekan terakhir. Rencana ke depan akan membuka pembelajaran membaca huruf braille Al Qur'an secara online.

"Pertuni Kendal memiliki Al Qur'an braille dan buku panduan membaca huruf braille Al Qur'an," ujarnya. Sofyan, guru pembimbing membaca huruf braille Al Qur'an mengatakan, agar bisa membaca huruf braille Al Qur'an, harus menghafal kode-kode nama huruf Arab.

Oleh karena itu, harus semangat dan memiliki target untuk bisa membaca huruf braille Al Qur'an. "Tiap hari harus membuka buku modul untuk belajar membaca huruf braille Al Qur'an," ujarnya.

Sofyan mengatakan, selain belajar secara tatap muka, juga bisa belajar lewat grup WA. Anggota grup WA Pertuni Kendal bisa bertanya apa saja lewat grup WA, termasuk tentang membaca huruf braille Al Qur'an. "Kalau belajar cuma sebulan sekali ini tidak cukup, jadi harus rutin setiap hari belajar sampai bisa," pungkasnya. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....