Samuel Wattimena Dorong Penguatan Ekosistem Musik Semarang
- 27 Feb 2026 19:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena mendorong penguatan ekosistem seni kreatif khususnya seni musik di Kota Semarang. Hal itu ia sampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama puluhan pelaku seni kreatif Kota Semarang dengan tema “Industri Musik Semarang: Tantangan dan Peluang” di rumah PoHan Semarang. Jumat 27 Februari 2026.
Dalam FGD ini, Samuel mendapatkan gambaran tentang kondisi ekosistem pelaku seni musik dan mendorong agar para pelaku seni ini mendapat penghasilan yang berkelanjutan. Namun, ia mengaku tertarik karena ada yang beranggapan hal itu bukan merupakan yang utama dan utamanya bagi mereka adalah ruang berekspresi musiknya.
“Ternyata di kota Semarang, hal itu belum ada. Karena fokus berdasarkan yang saya dengar, di Kota Semarang ini masih fokus kepada sesuatu yang berbau tradisi. Ini kan sebetulnya suatu potensi kekayaan tersendiri dan harus diberi ruang,” katanya.
Dengan memberi ruang kepada pelaku seni kreatif ini kata Samuel, akan memperkaya keberadaan Kota Semarang sebagai ibu kota provinsi Jawa Tengah. Terkait keberadaan kelompok pelaku seni seperti Dewan Kesenian Kota Semarang (Dekase), Komite Ekonomi Kreatif (KEK), hingga Semarang Creative Consortium, Samuel menilai masih jalan sendiri-sendiri.
Menurutnya perlu adanya komunikasi dan koordinasi antara kelompok atau lembaga yang menaungi para pelaku seni kreatif di Kota Semarang. “Saya Masih melihat ini jalan sendiri-sendiri, menurut saya koordinasi ini perlu dan ini kelemahannya tidak hanya di dunia seni,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, jika koordinasi, komunikasi dan kolaborasi tidak dilakukan berdasarkan konsep yang jelas, maka akan berdampak pada tidak berkembangnya ekosistem seni kreatif di Kota Semarang. “Kalau pemerintah kota Semarang tidak menyediakan tempat (berekspresi), ini kan tinggal di komunikasikan. Tinggal siapa yang akan melakukan komunikasi ini,” ungkapnya.
Sementara itu Manager Ruang Arsip Rumah Kesit Wijanarko rumah PoHan Kesit Wijanarko mengatakan, ekosistem musik di Kota Semarang masih belum terbentuk. Harapannya kepada anggota komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena agar menjadi jembatan terbentuknya ekosistem musik independen, yang mampu menyejahterakan pelaku seni kreatif.
Menurutnya di Kota Semarang masih belum tersedianya ruang berekspresi bagi musik independen yang ideal. “Pemerintah kota harusnya hadir disitu, sehingga komunitas musik independen kota Semarang dapat berkembang dan mampu menjadi industri,” kata Kesit yang juga anggota komite musik Dewan Kesenian Kota Semarang.
“Yang menjadi impian teman-teman yaitu yang ramah akses. Ramah akses itu dengan harga sewa yang terjangkau,” pungkasnya. Ia mencontohkan kota Solo yang telah terbentuk ekosistem seni kreatifnya, sehingga banyak event-event yang mendukung perkembangan seni musiknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....