Polres Kudus Gandeng Jurnalis Tangkal Hoaks Selama Ramadhan
- 26 Feb 2026 11:34 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus -Arus informasi yang tidak terverifikasi di media sosial menjadi perhatian serius Kepolisian Resor (Polres) Kudus selama bulan Ramadhan. Guna mengantisipasi perpecahan akibat berita bohong atau hoaks, kepolisian mempertemukan berbagai elemen jurnalis dan pegiat media sosial di Mapolres Kudus, Rabu 25 Februari 2026.
Pertemuan yang dikemas dalam diskusi dan buka puasa bersama ini menghadirkan perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), hingga para pengelola akun informasi lokal. Di sela diskusi, bantuan sosial juga disalurkan kepada 15 anak yatim dari Yayasan Budi Luhur.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo dalam keterangannya menyoroti pentingnya sisi kemanusiaan dan empati di tengah tugas menjaga keamanan wilayah. Ia memandang santunan yang diberikan merupakan bagian dari ikhtiar spiritual untuk mendapatkan keberkahan di bulan suci.
“Ramadan mengajarkan kita tentang keikhlasan dan kepedulian. Berbagi dengan anak-anak yatim bukan hanya bentuk empati sosial, tetapi juga ikhtiar mencari keberkahan dan ridho Allah SWT. Semoga santunan ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak kita,” ujarnya
Kapolres menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas kepolisian. Peran media, menurutnya, sangat strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif dan menyejukkan.
“Media adalah mitra strategis Polri. Peran PWI, IJTI, dan seluruh pegiat media sosial sangat besar. Yaitu dalam menangkal informasi yang tidak benar. Yang dapat memecah belah persatuan. Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif,” ujarnya.
Sementara itu, dinamika penyebaran informasi di Kudus dinilai masih memerlukan penyelarasan antara fakta lapangan dengan pemberitaan.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Kudus Saiful Annas mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara kepolisian dan insan pers perlu terus diperkuat.
“Kebersamaan ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat. Sinergi yang baik akan berdampak pada terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ucap Annas.
Melalui penguatan koordinasi ini, diharapkan tidak ada ruang bagi informasi hoaks yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat. Polres Kudus dan insan pers bersepakat untuk terus mengawal situasi Kamtibmas tetap aman hingga Idul Fitri tiba (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....