BULOG Sidak Pasar Serentak, Pantau Harga Beras dan Minyakita

  • 24 Feb 2026 18:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.I, Semarang - Perum BULOG melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita selama periode Ramadhan dan Idulfitri 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Sesuai Arahan Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Cabang BULOG telah diinstruksikan untuk meningkatkan pemantauan harga dan stok di pasar rakyat maupun pasar induk di wilayah masing-masing. BULOG hadir langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan beras dan Minyakita tersedia dalam jumlah cukup.

"Kami memastikan stok nasional dalam kondisi aman, dan distribusi makin kami masifkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran," ujarnya, Selasa 24 Februari 2026. Sidak pasar dilakukan oleh jajaran Kantor Wilayah dan Cabang BULOG dengan menyasar pasar tradisional dan pasar induk.

Selain memantau harga, kata dia, BULOG juga mengecek kualitas produk, ketersediaan stok di pedagang, serta kelancaran distribusi dari gudang ke titik penjualan. Di wilayah Perum BULOG Kantor Cabang Semarang dilakukan sidak pemantauan dan droping Beras SPHP dan Minyak Kita di Pasar Johar, Pasar Jrakah Kota Semarang, Pasar Projo, Pasar Bandarjo Kabupaten Semarang guna memastikan harga beras dan minyak stabil.

Hal ini dilakukan secara masif melakukan droping minyak kita dan beras SPHP ke Pasar pasar. Kegiatan sidak dan pemantauan di lakukan terus menerus secara kontinu di pasar-pasar pencatatan BPS maupun pasar tradisional lainnya.

"Untuk beras stok Cadangan Beras Pemerintah dalam kondisi sangat aman saat ini ada sebanyak 3,5 juta ton," terangnya. Untuk komoditas Minyakita, BULOG memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Distribusi Minyakita ini kami gunakan skema langsung dari gudang BULOG ke pasar guna meminimalisir rantai pasok dan menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen," jelasnya. Tak hanya itu, dalam momentum Ramadan dan Idulfitri 2026, BULOG juga mengintensifkan sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta instansi terkait.

Hal ini guna mencegah potensi spekulasi harga dan penimbunan barang. "Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang kondusif," ungkapnya.

Pasalnya, BULOG menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala hingga pasca-Lebaran untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga. Melalui langkah proaktif ini, BULOG berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi pangan yang aman, stabil, dan terkendali di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kancab Semarang, Rendy Ardiansyah menerangkan, untuk stok beras di wilayah Perum BULOG Semarang. Saat ini berjumlah 60 ribu ton dan sangat mencukupi dan memadai untuk mempersiapkan Ramadhan , jelang lebaran dan idul fitri.

Pihaknya tetap memonitoring dan bekerja sama dengan Tim Satgas untuk mengecek kestabilan harga, juga minyak kita yang sudah digelontorkan di Pasar-pasar dan tempat lainnya.

"Stok beras bertahan minimal sampai 6 bulan ke depan. Diharapkan harga Beras, minyak Goreng tetap Stabil dan stok tetap melimpah di Bulog Semarang," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....