Jaga Kondusivitas Selama Ramadan, Polres Demak Berantas Pekat

  • 23 Feb 2026 15:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Demak: Polres Demak menyatakan bakal mengambil langkah represif untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) guna menjamin stabilitas keamanan selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H. Hal tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Forkopimda di Gedung Grhadika Bina Praja, Senin 23 Februari 2026.

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, mengungkapkan bahwa praktik perjudian, peredaran miras, narkoba, prostitusi, hingga premanisme masih menjadi ancaman nyata di wilayahnya. Ia menegaskan jajarannya tidak akan segan mengambil tindakan hukum di lapangan.

“Penyakit masyarakat ini bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga pemicu dekadensi moral dan akar dari berbagai tindak pidana lainnya. Jika dibiarkan, akan merusak masa depan generasi penerus di Kabupaten Demak,” ujar AKBP Samel saat memberikan paparan di depan tokoh agama dan perangkat daerah.

Meski menekankan tindakan tegas, Samel mengakui bahwa penegakan hukum di sisi hilir tidak akan tuntas jika tidak dibarengi pencegahan dari hulu. Ia menyebut identitas Demak sebagai Kota Wali menuntut adanya proteksi ekstra terhadap moralitas publik.

“Polres Demak berkomitmen melakukan tindakan represif secara profesional dan terukur terhadap segala bentuk penyakit masyarakat. Namun, penegakan hukum di hilir tidak akan efektif tanpa langkah preventif dan pendekatan dari hulu,” tambahnya.

Guna mengantisipasi kerawanan tersebut, Kapolres memerintahkan seluruh Kapolsek untuk meningkatkan sinergi tiga pilar bersama Camat dan Danramil. Deteksi dini di tingkat desa akan diperketat dengan menggerakkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Sementara itu, Bupati Demak Eisti'anah menegaskan, peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan memerlukan kesiapan lintas sektor secara menyeluruh. “Ramadhan hingga Idul Fitri selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, koordinasi lintas sektoral harus diperkuat agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar Eisti’anah.

Ia juga meminta seluruh instansi terkait memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, kesiapan jalur transportasi dan infrastruktur, layanan kesehatan yang siaga 24 jam, serta pengawasan ketat terhadap pusat perbelanjaan dan destinasi wisata.

“Sinergi adalah kunci. Kita harus bergerak bersama, menyusun langkah yang komprehensif, cepat, dan tepat sasaran demi terwujudnya Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera,” katanya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....