Tindak Balap Liar, Polrestabes Semarang Sita 33 Motor

  • 23 Feb 2026 07:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Jajaran Polrestabes Semarang menyita 33 unit sepeda motor dalam operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Semarang Barat, Minggu, 22 Februari 2026 dini hari. Puluhan kendaraan tersebut diamankan petugas saat menyisir titik rawan balap liar pada waktu subuh.

Razia difokuskan pada dua lokasi utama yang sering dikeluhkan masyarakat, yakni Jalan Madukoro dan Jalan Jenderal Sudirman. Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo, menyatakan tindakan tegas ini merupakan respons atas aduan warga terkait maraknya aksi balap liar setelah waktu sahur.

“Informasi kami terima dari warga yang merasa terganggu setelah sahur, para pelaku kembali memanfaatkan jalanan yang relatif lengang untuk balapan. Dari laporan itulah kami langsung bergerak,” jelasnya Minggu, 22 Februari 2026.

Operasi yang berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 07.00 WIB ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unit, mulai dari Samapta, Lantas, hingga Reskrim. Selain menyasar balap liar, patroli juga dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (curat, curas, curanmor), aksi tawuran, serta gangguan geng motor.

Dalam pelaksanaannya, petugas mendapati puluhan sepeda motor yang diduga akan maupun sedang terlibat aksi balap liar. Total 33 unit kendaraan berbagai jenis berhasil diamankan, sebagian tanpa dilengkapi pelat nomor dan diduga tidak sesuai standar teknis. Atas pelanggaran tersebut, seluruh pengendara langsung dijatuhi sanksi tilang.

Kapolsek memastikan patroli serupa akan terus diintensifkan sepanjang bulan Ramadan guna menjamin ketenangan warga. Ia juga meminta para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya pada dini hari.

“Kami tidak ingin ada korban jiwa akibat aksi yang membahayakan ini. Jalan raya bukan arena balap. Keselamatan pengguna jalan lain harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Kepolisian memastikan langkah preventif dan represif akan terus dilakukan guna menjaga kondusivitas wilayah Semarang Barat, terutama di titik-titik yang rawan dijadikan lokasi balap liar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....