Jajanan Pinggir Jalan Laris, Pedagang Lebih Perhatikan Kebersihan

  • 09 Feb 2026 13:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Jajanan pinggir jalan masih menjadi pilihan favorit masyarakat. Harga terjangkau dan kemudahan akses membuat kuliner kaki lima tetap diminati di tengah banyaknya pilihan makanan modern.

Seiring tingginya minat pembeli, para pedagang kini semakin memperhatikan aspek kebersihan dagangan. Mulai dari peralatan memasak, bahan baku, hingga proses penyajian, dilakukan lebih higienis demi menjaga kepercayaan konsumen.

Pedagang tahu bulat di depan Universitas Semarang, Fredy, mengaku rutin mengganti minyak goreng setiap hari. Ia juga memastikan seluruh peralatan memasak selalu dibersihkan setelah digunakan.

"Minyaknya setiap hari pasti ganti baru. Peralatan memasak juga dibersihkan setiap hari," ujarnya, Senin, 9 Februari 2026.

Hal serupa dilakukan pedagang es dawet ireng di Jalan Jolotundo, Kota Semarang, Aulia. Ia menekankan penggunaan bahan baku segar sebagai kunci utama menjaga kualitas dan keamanan minuman.

"Santan dibikin fresh terus. Peralatan juga setiap hari dibawa pulang dan dibersihkan," katanya.

Meski demikian, kekhawatiran mengenai dampak kesehatan jajanan pinggir jalan masih dirasakan sebagian orang tua. Salah seorang warga, Eko Hari Irmawan mengaku tetap waswas meskipun anaknya hampir setiap hari membeli jajanan kaki lima.

“Kalo mau dagangannya tetap ada pembeli, nomor satu itu kebersihan, dan enak makanannya. Kalo enak, pasti datang ke situ lagi," ujarnya.

Ia berharap para pedagang terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan. Langkah tersebut dinilai penting agar konsumen merasa lebih aman dan nyaman saat menikmati jajanan pinggir jalan. (Weni)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....