Olimpiade Geografi, SMPN 2 Purworejo Raih Medali Perak
- 07 Feb 2026 04:04 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - SMP Negeri 2 Purworejo, kembali menunjukkan torehan prestasi dalam ajang International Geography Olympiad (IGEO/OGANAS) yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam ajang tersebut tim SMPN 2 yang diwakili Jessica Naomi Monasony dan Noah dari kelas 9A, berhasil meraih medali perak.
Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 139 tim dari seluruh Indonesia, yang mayoritas berasal dari sekolah swasta unggulan. Dari jumlah tersebut, hanya tiga sekolah negeri yang berpartisipasi, yakni SMP Negeri 2 Purworejo, SMP Negeri 4 Pakem, dan SMP Negeri 41 Jakarta.
Jessica Naomi Monasony salah satu siswa peraih medali perak mengatakan, lomba geografi tingkat internasional tersebut berlangsung selama dua hari dengan berbagai tahapan seleksi yang menantang. Mulai dari tes tertulis, tes lapangan (outdoor learning), multimedia test, pembuatan poster geospasial, hingga cerdas cermat geografi.
“Tes tertulis terdiri dari soal teori berbahasa Indonesia sebanyak 40 soal dan soal berbahasa Inggris sebanyak 30 soal. Geografi itu sangat luas, tidak hanya Indonesia tetapi juga dunia. Itu yang membuat lomba ini cukup sulit,” kata Jessica saat ditemui di kantor Kepsek SMPN 2 Purworejo, pada Jumat, 6 Februari 2026.
Jessica mengaku untuk persiapan sendiri sejak bulan November, pendalaman materi dilakukan secara serius pada pertengahan Desember hingga Januari menjelang lomba. Rasanya sangat bahagia karena perjuangan berbulan-bulan terbayar.
"Apalagi kami satu-satunya SMP negeri yang meraih juara, dan membawa nama Purworejo ke kancah nasional dan internasional,” ungkapnya. Guru IPS sekaligus Pembina Olimpiade SMP Negeri 2 Purworejo, Diah Larasati menyampaikan, prestasi tersebut merupakan hasil proses panjang dan pembinaan berkelanjutan.
“Ini tahun kedua kami mengikuti olimpiade geografi internasional. Tahun lalu kami meraih medali perunggu, dan alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi perak. Anak-anak ini memang bibit unggul sejak kelas 7, jadi tidak instan,” kata Diah.
“Dari 30 besar, hanya SMP Negeri 2 Purworejo yang merupakan sekolah negeri. Saat nama sekolah kami disebut di peringkat tujuh, rasa lelah itu langsung terbayar,” ungkapnya.
Selanjutnya, Kepala SMP Negeri 2 Purworejo, Sutarto menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih para siswa. SMPN 2 Purworejo secara konsisten akan membina siswa berprestasi di berbagai bidang, mulai dari olimpiade sains, penelitian, seni, hingga kompetisi tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Prestasi ini juga didukung oleh peran orang tua dan kemandirian siswa yang luar biasa. Kami berharap budaya prestasi ini terus terjaga dan SMP Negeri 2 Purworejo semakin dikenal sebagai sekolah unggulan,” tandasnya. (Ags)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....