Kericuhan Liga 4, Kadisporapar Purworejo Tekankan Keamanan Stadion
- 06 Feb 2026 16:38 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo — Kericuhan suporter usai pertandingan Liga 4 Jawa Tengah antara Persak Kebumen dan Persibas Banyumas di Stadion Sarwo Edhie Wibowo menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemerintah Kabupaten Purworejo. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo menegaskan penguatan aspek keamanan stadion menjadi prioritas ke depan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Meski demikian, ia menilai kejadian itu harus dijadikan pelajaran untuk perbaikan penyelenggaraan pertandingan berikutnya.
“Kepercayaan menjadikan Stadion Sarwo Edhie Wibowo sebagai venue Liga 4 merupakan suatu kebanggaan dan menjadi bukti bahwa stadion kita dinilai layak untuk menyelenggarakan pertandingan sepak bola,” kata Erlangga saat ditemui, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pada musim ini Stadion Sarwo Edhie Wibowo dipercaya menjadi kandang bagi dua tim. Selain ISP Purworejo sebagai tim lokal, stadion tersebut juga digunakan Persak Kebumen karena stadion mereka masih dalam proses renovasi.
“Dukungan kepada Persak Kebumen diberikan karena stadion mereka masih direnovasi, sebagai wujud kontribusi Purworejo bagi perkembangan sepak bola nasional,” ucapnya.
Erlangga mengungkapkan, sejak awal pihaknya telah mengingatkan panitia penyelenggara agar mengutamakan keamanan dan kenyamanan penonton. Imbauan tersebut disampaikan sesuai rekomendasi dari Polda Jawa Tengah.
“Insiden kemarin menjadi pelajaran penting. Kami imbau penyelenggara untuk terus meningkatkan kinerjanya agar tidak hanya sukses secara pertandingan, tetapi juga mampu menjaga fasilitas stadion sebagai legacy bersama,” katanya.
Pasca kejadian, tim Disporapar melakukan pengecekan langsung ke lokasi stadion. Hasilnya, ditemukan beberapa kerusakan ringan, terutama pada pintu sisi selatan akibat desakan penonton.
“Kerusakan itu telah menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara. Kami pastikan perbaikan segera dilakukan sebelum pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Ke depan, Disporapar Kabupaten Purworejo berencana mengajukan peningkatan pengamanan dan sarana prasarana stadion secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Rekomendasi dari Polda Jawa Tengah juga akan disampaikan kepada pimpinan daerah untuk ditindaklanjuti.
“Jadi menjaga stadion bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari jaga kebersihan, ketertiban, patuhi aturan, dan saling menghargai agar stadion ini bisa dinikmati seluruh masyarakat,” ujarnya. (Ags)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....