Tinjau Pengungsian Pemalang, Gubernur Jateng Pastikan Pemulihan Korban

  • 30 Jan 2026 14:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau langsung pengungsian korban banjir dan longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jumat, 30 Januari 2026. Kunjungan ini untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan cepat, menyeluruh, dan tepat sasaran.

Luthfi menegaskan penanganan pascabencana harus komprehensif sejak fase darurat hingga pemulihan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah diminta bekerja terpadu sesuai tugas masing-masing.

"Begitu bupati menyatakan daerah tanggap bencana, maka provinsi dinas semua akan turun. Untuk memastikan semua penanganan clear, sehingga yang terdampak terbantu maksimal," ujarnya.

Dalam peninjauan itu, Gubernur memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dengan baik. Fokus utama diarahkan pada pengungsi, pendidikan, kesehatan, serta rencana hunian sementara dan hunian tetap.

Data sementara mencatat terdapat 813 Kartu Keluarga (KK) atau 2.777 jiwa mengungsi di Kecamatan Pulosari. Selain itu, sekitar 80 rumah, 78 bidang lahan, dan belasan jembatan dilaporkan mengalami kerusakan.

Gubernur meminta pendataan korban dilakukan by name by address agar pemulihan sosial dan ekonomi berjalan efektif. Pendataan juga mencakup lahan pertanian, ternak, dan aset warga yang terdampak untuk penanganan lanjutan.

"Kita harus memikirkan ke depan, contoh, Pemalang hampir 80 rumah yang harus kita lakukan revitalisasi, termasuk harus kita pindahkan rumahnya. Maka kita harus punya data base by name by adress warga terdampak sehingga ke depan masyarakat terdampak bisa eksis kembali," tuturnya.

Untuk sektor pendidikan, tempat belajar sementara disiapkan di pengungsian dengan pendampingan guru. Sementara, layanan kesehatan dilakukan rutin, dengan rujukan cepat ke rumah sakit jika ditemukan kondisi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....